nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tekan Uang Palsu, BI Tempatkan Alat Deteksi pada 8 Pasar Tradisional di Solo

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Sabtu 17 Desember 2016 10:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 12 17 320 1569043 tekan-uang-palsu-bi-tempatkan-alat-deteksi-pada-8-pasar-tradisional-di-solo-shwRIclogG.jpg Ilustrasi (KRjogja)

SOLO - Upaya menekan peredaran uang palsu, Bank Indonesia (BI) menempatkan alat deteksi uang palsu di delapan pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah (Jateng). Selain itu, BI juga menempatkan alat tersebut di Bandara Adi Soemarmo serta Terminal Bus Tirtonadi.

Penempatan alat deteksi uang palsu juga dilakukan utnuk dapat mengetahui tingkat keusakan mata uang rupiah tersebut. Penempatan alat deteksi uang palsu ini merupakan yang pertama kali di Jateng.

Pimpinan BI Cabang Solo, Bandoe Widiarto mengatakan, lewat alat canggih itu, komunitas pasar tradisional ataupun masyarakat pada umumnya tidak lagi harus pergi ke kantor perbankan untuk memastikan keaslian uang.

Secara manual, deteksi keaslian uang memang dapat dilakukan dengan metode 3 D (dilihat, diraba, dan diterawang), hanya saja kadangkala deteksi manual masih menimbulkan keraguan.

"Satu-satunya cara untuk menghapus keraguan, dengan memanfaatkan alat deteksi uang palsu yang ditempatkan di sudut pasar tradisional," ujarnya, seperti dikutip dari KRjogja, Sabtu (17/12/2016).

Dia menyebut, penempatan alat deteksi uang palsu di pasar tradisional, sebagai hal spesial, sebab di pasar modern sekali pun, belum tersedia peralatan semacam itu.

Menjawab pertanyaan peredaran uang palsu di wilayah Solo, Bandoe menjelaskan, dalam kurun waktu satu tahun, rata-rata sekira 5.000 hingga 6.000 lembar uang palsu beredar yang terdiri dari pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

Dia berharap, penempatan alat deteksi tersebut dapat menekan angka peredaran uang palsu, walaupun sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan pasar tradisional sebagai sasaran peredaran uang palsu.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini