Iran Borong 100 Pesawat Airbus Senilai USD10 Miliar

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 23 Desember 2016 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 23 320 1573999 iran-borong-100-pesawat-airbus-senilai-usd10-miliar-vbPoHNTfkG.jpg Ilustrasi: Reuters

TEHERAN - Iran akhirnya merealisasikan pembelian 100 pesawat Airbus. Hal ini ditandai dengan penandatangan kontrak setelah sanksi perdagangan Iran dengan negara barat dicabut.

Melansir CNBC, Jakarta, Jumat (23/11/2016) menurut laporan Airbus, kontrak ini ditandatangani pada awal pekan dengan pemesanan 46 pesawat Airbus jenis A320, 38 pesawat jenis A330 dan 16 pesawat jenis A350 XWB, dengan pengiriman akan dimulai pada awal 2017.

CEO Iran Air mengatakan nilai kontrak tidak akan lebih dari USD10 miliar. Kesepakatan ini adalah bagian dari rencana untuk memperbaharui armada maskapai yang sudah tua. Sebelumnya, sejumlah tokoh konservatif mengkritik kebijakan ini.

Airbus mengatakan kesepakatan itu disetujui Kantor pemerintah AS Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) dengan izin ekspor yang diberikan pada bulan September dan November 2016.

Sanksi Iran dicabut pada bulan Januari, tetapi diikuti oleh bulan penundaan peraturan, dan Iran baru saja menyelesaikan kesepakatan untuk membeli 80 jet dari Airbus, saingan Boeing.

"Ini adalah kesepakatan penting tidak hanya karena membuka jalan bagi pembaruan armada Iran Air," kata Fabrice Bregier, Presiden Airbus dan Chief Executive Officer.

"Kesepakatan kami secara keseluruhan mencakup pelatihan pilot, operasi bandara dan manajemen lalu lintas udara sehingga perjanjian ini juga merupakan langkah penting pertama dalam modernisasi keseluruhan sektor penerbangan komersial Iran," tambah Bregier.

Jadwal pemesanan Airbus A321 pertama bisa tiba sebelum 20 Januari pelantikan Presiden AS terpilih Donald Trump, yang telah menentang kesepakatan untuk mengangkat sebagian sanksi terhadap Iran dalam pertukaran untuk pembatasan pada kegiatan nuklirnya, dan baik menjelang pemilihan presiden Iran Mei tahun depan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini