nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengembang Burj Khalifa Akan Bangun Proyek Mixed-Use Rp24 Triliun

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Minggu 25 Desember 2016 06:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 12 23 470 1574649 pengembang-burj-khalifa-akan-bangun-proyek-mixed-use-rp24-triliun-ScYD7HbzLM.png Foto: Constructionweekonline

DUBAI - Salah satu pengembang properti dunia, Emaar Properties, telah menyepakati perjanjian dengan pengembang besar lainnya yakni Al Marjan Island (AMI) untuk mengembangkan proyek mixed-use di Ras Al Khaimah. Adapun proyek ini akan memiliki luas sekitar 18,5 hektare (Ha).

Kesepakatan ini ditandatangani oleh CEO Al Marjan Island Sheikh Khalid Bin Saud Al Qasimi dan CEO Emaar Properties Mohamed Alabbar.

Dilansir dari laman Construction Week Online, Minggu (25/12/2016),proyek yang akan dikembangkan oleh salah satu pengembang asal Dubai tersebut mencakup sebuah hotel mewah berbintang lima, apartemen dan toko-toko. Selain itu, juga akan mencakup unsur-unsur ritel dan perumahan kelas menengah ke atas.

Emaar menyatakan, cluster terdiri dari empat pulau berbentuk karang, memiliki nilai pengembangan lebih dari USD1,8 miliar atau setara Rp24,178 triliun (mengacu kurs Rp13.432 per USD). Pulau-pulaunya saat ini akan didirikan tiga bangunan hotel antara lain Rixos Bab Al Bahr, Double Tree by Hilton dan Marjan Island Resort dan Spa.

Total kamar ketiganya sekitar 1.500 kamar hotel. Sedangkan menurut Al Marjan Island yang merupakan pengembang utama pemilik cluster pulau, enam bangunan hotel lainnya akan dibangun di pulau kedua.

Pembangunan seluruh pulau ditargetkan rampung selesai pada 2025, dan akan memiliki sekitar 8.000 kamar hotel. Hal ini dipandang sebagai potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan.

"Melalui perjanjian tersebut, kita akan membuat magnet baru untuk investasi di pariwisata, perhotelan dan sektor ritel," kata Alabbar. "Kami akan membawa kompetensi kami dalam mengembangkan perhotelan, ritel dan mixed-use."

Menurut broker properti CBRE, jumlah pengunjung ke RAK meningkat 10% dari tahun ke tahun menjadi 613 ribu per September. Jumlah pengunjung untuk keseluruhan negara emirat diperkirakan mencapai 820 ribu pada tahun ini dan Ras Al Khaimah Tourism Development Authority menargetkan antara 2,5 juta dan 2,9 juta setahun pada akhir 2025.

Ras Al Khaimah memiliki sekitar 5.000 kamar hotel, 46% di antaranya tergolong mewah, properti bintang lima. Sementara 41% lainnya merupakan hotel empat bintang dengan 13% sisanya untuk anggaran properti. Lebih dari 1.000 kamar hotel baru akan ditambahkan pada akhir 2018.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini