nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah TKA China Ilegal Kenapa Berbeda-beda?

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 05 Januari 2017 12:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 05 320 1583820 jumlah-tka-china-ilegal-kenapa-berbeda-beda-Z3e0uOZq8L.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA – Hingga saat ini data jumlah tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal China masih simpang siur. Diperkirakan perbedaan data terjadi lantaran pengumpulan informasi yang berbeda.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai, mengenai perbedaan jumlah data antara KSPI dan Menaker karena data yang didapat oleh KSPI merupakan pengaduan langsung oleh masyarakat. Sedangkan Kemenaker hanya menunggu laporan dari perusahaan.

"Data Kemenaker pasif, sumbernya hanya dari dinas ketenagakerjaan kota dan desa, dan dinas ketenagakerjaan hanya menunggu data dari perusahaan, sehingga TKA unskill worker enggak ada datanya, itulah yang membuat fakta data KSPI dan Kemenaker berbeda," tegasnya.

Menurut Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie menuturkan, saat ini ada 27 ribu Warga Negara Asing (WNA) China yang berada di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.827 WNA China ilegal.

Dari data KSPI, TKA ilegal jumlahnya ratusan ribu orang yang bekerja di sektor manufaktur, energi, perdagangan, jasa dan masih banyak lagi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini