BI: Kegiatan Usaha Akan Meningkat di Kuartal I-2017

ant, Jurnalis · Rabu 11 Januari 2017 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 11 320 1589204 bi-kegiatan-usaha-akan-meningkat-di-kuartal-i-2017-KtyY8qNU7d.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan kegiatan usaha akan meningkat pada triwulan I/2017 dibanding triwulan IV/2016 karena membaiknya kinerja sektor pertanian, perkebunan, perternakan, kehutanan, dan perikanan, menyusul musim panen pada awal tahun.

Survei Kegiatan Usaha BI juga menunjukkan terjadi perbaikan usaha pada industri pengolahan dan pertambangan serta penggalian, demikian ringkasan survei BI yang diumumkan di Jakarta, Rabu.

Perkiraaan peningkatan kegiatan usaha tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil survei yang diperkirakan naik menjadi sebesar 6,73%.

"Kinerja usaha di pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan terindikasi dengan SBT yang meningkat menjadi -0,51% dari -4,07%," tulis hasil Sruvei BI.

Industri pengolahan, diperkirakan memiliki SBT sebesar 2,98 persen di triwulan I 2017, naik dari 1,44 persen pada triwulan IV 2016. Sedangkan SBT untuk usaha pertambangan dan penggalian meningkat menjadi -1,08 persen dari -1,82 persen.

Survei BI juga menyebutkan peningkatan kegiatan usaha pada triwulan I 2017 akan mendorong jumlah penyerapan tenaga kerja. SBT Penggunaan tenaga kerja meningkat menjadi 0,43%, di mana penyerapan tenaga kerja diperkirakan banyak terjadi sektor perdagangan, hotel dan restoran.

"Sementara itu, meskipun masih berada dalam fase kontraksi, tingkat penggunaan tenaga kerja pada sektor pertambangan & penggalian, sektor industri pengolahan dan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan diperkirakan membaik," tulis BI.

Sejalan dengan itu, BI memperkirakan tekanan harga jual juga meningkat pada triwulan I 2017, terutama pada sektor perdagangan, hotel dan restoran dengan SBT 3,9%, sektor pertanian, perkebunan, perternakan, kehutanan dan perikanan (SBT 3,22%) dan pengolahan (SBT 2,56%).

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini