Image

Era Suku Bunga Rendah, Saatnya Terbitkan Surat Utang

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 12 Januari 2017, 19:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 12 20 1590117 era-suku-bunga-rendah-saatnya-terbitkan-surat-utang-cb01GzllQz.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jelang akhir tahun lalu Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuannya. Melalui BI 7 day repo rate, suku bunga sudah turun menjadi 4,75%. Hal itu, dinilai pengamat menjadi kesempatan bagi perusahaan publik atau perusahaan emiten untuk menerbitkan surat utang.

"Emiten harusnya jeli melihat kesempatan ini, sebab 2017, adalah tahun terakhir suku bunga rendah dan tahun depan, trend suku bunga sudah akan naik,’’ kata Ekonom Bahana Securities Fakhrul Fulvian dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/1/2017).

Dia pun mengatakan tren suku bunga rendah dari tahun ke tahun, saat ini merupakan yang terendah. Hal itu jika dibandingkan dengan tahun 2012.

"Suku bunga yang paling rendah pernah berada dilevel 5.75% pada Februari 2012, namun sejak April 2016, melalui BI 7-day repo rate, suku bunga sudah turun menjadi 4,75% sejak Oktober hingga saat ini," paparnya.

Seperti diungkapkannya, suku bunga acuan ini menjadi dasar bagi penetapan suku bunga lainnya di Indonesia. Salah satunya untuk menentukan bunga kredit ataupun yield surat utang yang diterbitkan pemerintah dan korporasi.

"Kalau suku bunga acuan rendah, maka bunga kredit dari perbankan dan yield obligasi juga bakal ikut turun, meski terkadang penurunan itu tidak langsung terjadi dan dengan besaran yang berbeda," lanjut Fakhrul.

Dirinya juga berharap, dengan suku bunga rendah saat ini, dapat mendorong konsumsi masyarakat. Pasalnya, menurut dia, masyarakat merupakan motor penggerak roda ekonomi negara.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangannya, rata-rata selisih suku bunga surat utang korporasi dengan rating idAAA tenor 1 tahun sekitar 92 basis points (bps) diatas yield surat utang pemerintah, sementara untuk surat utang tenor 3 tahun, sekitar 115 bps diatas yield SUN 3 tahun.

Kemudian, rata-rata yield surat utang tenor 5 tahun sekitar 145 bps di atas SUN 5 tahun serta surat utang korporasi tenor 10 tahun, sekitar 196 bps diatas SUN 10 tahun. "Maka tahun ini Bahana meyakini selisihnya akan cenderung stabil atau mengecil karena tren penurunan suku bunga dan berlanjutnya perbaikan ekonomi," tambahnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini