Image

BEI: Suspensi dan UMA Meningkat di 2016

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 12 Januari 2017, 16:56 WIB
https img okeinfo net content 2017 01 12 278 1589898 bei suspensi dan uma meningkat di 2016 8m9jN58Qpb jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah penjatuhan suspensi dan penerbitan status pergerakan saham yang di luar kebiasaan atau unsual market activity (UMA) meningkat signifikan di 2016. Namun jumlah pemeriksaan perdagangan terhadap efek menurun.

Direktur Pengawasan dan Transaksi BEI Hamdi Hassyarbaini mengungkapkan, jumlah pemeriksaan perdagangan efek sepanjang 2016 sebanyak 33 kali. Angka itu menurun jika dibandingkan 2015 sebanyak 36 kali dan 2014 sebanyak 84 kali.

"Jadi ini kami berusaha sedemikian rupa supaya tidak terlalu banyak pemeriksaan yang kita lakukan," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Sementara jumlah surat UMA yang dikeluarkan sepanjang 2016 sebanyak 128 kali. Angka itu meningkat jika dibandingkan 2015 sebanyak 60 kali dan 2014 sebanyak 92.

Sedangkan jumlah surat suspensi yang dikeluarkan BEI juga meningkat. Pada 2014 surat suspensi yang dikeluarkan sebanyak 29 kali, pada 2015 naik jadi 32 kali dan kemudian di 2016 kembali meroket menjadi 55 kali.

Hamdi menjelaskan, jumlah UMA yang dikeluarkan tidak menggambarkan jumlah efeknya. Sebab ada beberapa efek yang terkena UMA lebih dari satu kali.

"Dari 128 UMA mungkin ada sekira 70-80an efek lah, karena sejumlah efek yang dikenai bisa dua kali. Yang berulang juga tidak banyak juga sih," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini