Image

REI Diminta Lebih Radikal Bangun Rumah Murah

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Kamis 12 Januari 2017, 16:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 01 12 470 1589806 rei-diminta-lebih-radikal-bangun-rumah-murah-guI0SG6bLl.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat realisasi Program Sejuta Rumah hingga per 30 Desember 2016 adalah sebanyak 805.169 unit. Artinya, jumlah unit rumah yang tidak terealisasi sepanjang 2016 sekitar 194.831 unit dari target satu juta rumah per tahun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku angka realisasi tersebut memang mengalami kenaikan. Hal tersebut dikarenakan naiknya anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2016 dibandingkan periode 2015.

"Kalau yang Satu Juta Rumah tahun 2015 kan 790 ribu. Pada 2016 ini minimal ada 805 ribu. Pertama, anggaran FLPP-nya naik. Dari yang tahun 2015 sekitar Rp5 triliun. 2016 ada puluhan triliun. 2017 ada Rp22 triliun. Dengan adanya tambahan FLPP, kita harapkan capaiannya bisa lebih baik lagi," ujarnya di kantornya, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Bahkan, Basuki meminta pengembang yang tergabung dalam Realestat Indonesia (REI) agar semakin gencar dan radikal lagi dalam membangun perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"REI sekarang, lebih radikal lagi. Saya sudah bertemu dengan kepengurusan DPP REI yang baru. Pengurus baru REI memfokuskan pada MBR sekarang. Jadi saya kira dengan dukungan REI, MBR juga akan lebih kuat," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini