Image

Jokowi: Percuma Ekonomi Tumbuh di Atas 6% Jika Inflasi 9%

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 13 Januari 2017, 14:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 01 13 20 1590656 jokowi-percuma-ekonomi-tumbuh-di-atas-6-jika-inflasi-9-QKh4HkZQvd.jpg Presiden Joko Widodo (Foto : Okezone)

JAKARTA - Inflasi sepanjang 2016 terbilang cukup rendah. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), total inflasi tercatat mencapai 3,35%. Angka ini di bawah asumsi pemerintah sebesar 4%.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), hal ini adalah sesuatu yang tidak mudah untuk dicapai. Sebab, sebelumnya inflasi di Indonesia tergolong tinggi, yaitu mencapai di atas 8%.

"Kemudian coba kita lihat inflasi kita. Ini harus kita sampaikan untuk meyakini bahwa fundamental ekonomi kita baik. Tahun lalu 3,35%. Yang sebelumnya tahun-tahun yang lalu kita 8,5 sampai 9%. (3,5%) ini bukan angka yang mudah diperoleh," tuturnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Jokowi pun menekankan pentingnya inflasi dibalik tingginya pertumbuhan ekonomi. Sebab, percuma pertumbuhan ekonomi tinggi apabila inflasi juga tinggi.

"Saya sampaikan apa sih hubungan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Percuma pertumbuhan ekonomi 6% tapi inflasi 9%, ya rakyat tekor. Tapi itu secara sederhana enggak pernah disampaikan kepada rakyat," jelasnya.

Menurut Jokowi, saat ini rendahnya inflasi juga diiringi oleh tingginya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini pun disyukuri dan tetap harus diperbaiki agar menjadi yang lebih baik di masa yang akan datang.

"Di tengah melambatnya ekonomi global ketidakpastian ekonomi dunia atau pada krisis di Yunani ada Brexit, ada penurunan ekonomi di Tiongkok sekarang tambah ketidakpastian karena presiden terpilih Donald Trump. Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi negara kita tahun 2016 data terakhir memang masih (angka yang patut kita syukuri)," tutupnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini