Image

Setiap Tahun Hanya Terbangun 10 Ribu Rusun

Agregasi Jum'at 13 Januari 2017, 13:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 01 13 470 1590583 setiap-tahun-hanya-terbangun-10-ribu-rusun-NKjWHTlFLJ.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Pembangunan rusun (rumah susun) di Indonesia masih tergolong sedikit. Namun begitu, pembangunan hunian vertikal tidak akan berhenti. Masalah lahan yang terbatas akan jadi alasan hunian vertikal jadi pilihan masyarakat.

"Rata-rata per tahun pemerintah hanya mampu membangun 10 ribu unit rusun," ucap Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin.

Baca juga: Perumnas Gandeng PT KAI Bangun Rusun di Tiga Stasiun Ini

Pemerintah menyadari kebutuhan masyarakat akan rusun ke depannya semakin meningkat akibat keterbatasan lahan. Syarif mengatakan, generasi muda Indonesia pada nantinya mau tidak mau harus beradaptasi menempati hunian vertikal.

Contohnya mahasiswa dan santri di Sulawesi Selatan akan menempati rusunawa yang baru saja diresmikan oleh Kementerian PUPR. Rusunawa yang diresmikan antara lain, Rusunawa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Amsir di Kota Pare-Pare dan Rusunawa Pondok Pesantren Rahmatul Asti Kabupaten Enrekang.

Baca juga: Tiga Menara Rusun Atlet Siap Digunakan Untuk Asian Games 2018

Tahun ini, pemerintah berwacana membangun 17 menara rusun di Jakarta. Pembangunan tersebut dilakukan karena ingin merapikan bangunan liar yang berada sepanjang bantaran kali. Hal ini dikutip dari situs Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP).

Ada 11.105 unit rusun atau 42 menara segera berdiri, menampung warga terkena relokasi. Pembangunan rusun tersebut akan menelan dana APBD 2017 sebesar Rp5,6 triliun.

Beberapa lokasi telah dipilih untuk pembangunan rusun tersebut, yakni kawasan Penggilingan, Cakung Barat, Jatinegara Barat, Semper, Pulo Gebang, Rorotan, dan Nagrag.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini