Image

Dirjen Ilmate Soroti Industri Besi dan Baja yang Subur Akan Spekulan

Danang Sugianto, Jurnalis · Senin 16 Januari 2017, 12:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 16 320 1592536 dirjen-ilmate-soroti-industri-besi-dan-baja-yang-subur-akan-spekulan-twPe3va4RX.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya untuk mengendalikan impor besi dan baja. Sebab adanya impor di sektor hilir industri besi dan baja membuat spekulan tumbuh subur.

Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan menjelaskan, produk besi dan baja sangat dimungkinkan untuk ditimbun. Hal itulah yang menjadi peluang bagi spekulan untuk melancarkan aksinya.

"Besi dan baja ini produk jangka panjang, mau disimpen sampai kapan pun dia enggak akan pernah hilang. Sehingga menjadi salah satu ajang yang sangat subur untuk spekulan," tuturnya di Gedung Kemenperin, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Menurut Putu jika impor besi dan baja tidak dikontrol dan semakin besar maka akan membahayakan keberlangsungan industri hulu besi dan baja di dalam negeri. Para investor pun enggan untuk berinvestasi di sektor hulu besi dan baja jika harga pasar dikendalikan oleh para spekulan.

"Jika di hulu tidak bisa menyuplai maka industri hilirnya akan lebih banyak mengimpor. Kalau sudah begitu selain hulunya tidak bisa tumbuh itu juga akan membebani neraca perdagangan kita," imbuhnya.

Putu memandang industri besi dan baja sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Sebab industri ini merupakan penopang dari industri lainnya.

"Seperti kita ketahui bahwa besi baja adalah ibu dari industri-industri lain, jadi kita harus terus jaga supaya iklim investasi besi baja di Indonesia itu kondusif. Jangan sampai Indonesia jadi ajang spekulan untuk besi baja," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini