Share

Dalam 25 Tahun, Industri Minyak Butuh Investasi USD25 Triliun

Raisa Adila, Okezone · Rabu 18 Januari 2017 06:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 17 320 1593964 dalam-25-tahun-industri-minyak-butuh-investasi-usd25-triliun-rn9QRDdDTu.jpg Ilustrasi : Reuters

JAKARTA - Permintaan minyak dan gas akan terus tumbuh selama beberapa dekade mendatang di tengah penurunan investasi modal untuk industri tersebut. Hal ini akan mempengaruhi pergerakan harga dan ekonomi global.

Presiden dan CEO dari Saudi Arabian Oil Company (Saudi Aramco ) Amin Nasser mengatakan, butuh USD25 triliun untuk investasi selama 25 tahun pada kapasitas minyak baru demi memenuhi permintaan. Energi terbarukan akan memperoleh pangsa pasar dalam jangka panjang tetapi tidak akan menjadi dominan.

"Ini akan memakan waktu puluhan tahun untuk mereka (energi terbarukan) untuk menggantikan sumber daya minyak bumi. Jadi apa yang kita lakukan di Saudi Aramco kita sedang membangun kemampuan kita dalam minyak," katanya saat acara World Economic Forum melansir CNBC.

Dia mengatakan, Kerajaan Arab Saudi memiliki kapasitas minyak 12,5 juta barel per hari dan terus membangun kapasitas tersebut, serta memperluas portofolio gas.

"Kami akan menggandakan gas kami selama dekade berikutnya. (Ini akan) memungkinkan kita untuk menempatkan lebih banyak minyak mentah ke pasar," tambahnya.

Seperti diketahui, harga minyak telah turun dramatis sejak pertengahan 2014 karena kelebihan pasokan di industri dan penurunan permintaan. Saudi Aramco telah menggarisbawahi rencana untuk diversifikasi produksi mereka.

Dia mengatakan bahwa lebih ekspansi dibutuhkan di sektor ini dan lebih banyak modal juga diperlukan untuk masa depan industri minyak.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini