12,9 Miliar Lembar Uang Rupiah Baru Dicetak Tahun Ini

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2017 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 18 20 1594817 12-9-miliar-lembar-uang-rupiah-baru-dicetak-tahun-ini-Ci2wFKAolj.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) akan mencetak 12,9 miliar bilyet (lembar) uang Rupiah kertas di tahun 2017. Pencetakan tersebut dilakukan sesuai penugasan dari Bank Indonesia.

Selain uang kertas, Direktur Utama Perum Peruri Prasetio mengatakan, perseroan juga akan mencetak 2,5 miliar keping uang logam. Dia menyebut penugasan tahun ini meningkat seiring adanya penerbitan uang Rupiah tahun emisi 2016.

"Cetak uang kertas itu 12,9 miliar bilyet (lembar). Kalau uang logam 2,5 miliar keping," ujarnya di Pabrik Pencetakan Uang Peruri di Karawang, Rabu (18/1/2017).

Dia menegaskan, seluruh uang Rupiah tersebut dicetak oleh Peruri. Hal ini sesuai Undang Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dalam beleid tersebut, pasal 14 berbunyi pencetakan rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia dan pencetakan tersebut dilaksanakan di dalam negeri dengan menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kami telah menjalankan pencetakan uang Rupiah sekarang uang NKRI sejak perusahaan ini berdiri pada 1971. Kami bangga bisa menjalankan tugas negara tersebut dengan baik," tegas dia.

Selain uang rupiah, perseroan juga mencetak dokumen keamanan (security document) seperti paspor, pita cukai, meterai, sertifikat, buku tanah, dan prangko. Penugasan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 tahun 2006 tentang Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia.

"Yang dicetak di kita itu uang dan dokumen sekuriti seperti paspor, pita cukai, meterai, sertifikat, buku tanah, prangko. Itu yang dicetak di kita berdasarkan PP 32," tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini