Dirut Peruri: Desain Uang Rupiah Kewenangan BI

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2017 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 18 20 1594956 dirut-peruri-desain-uang-rupiah-kewenangan-bi-HQT0lxoa2y.jpg Konpers Peruri (Foto: Kurniasih/Okezone)

KARAWANG - Akhir tahun 2016 Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan dan mengedarkan uang Rupiah tahun emisi 2016. Sayangnya peluncuran ini dinodai nada negatif yang muncul di media sosial.

Netizen menilai uang Rupiah yang baru saja diterbitkan ini sangat mirip dengan mata uang Negeri Tirai Bambu, China.

Menanggapi komentar netizen, Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) Prasetio menegaskan, perseroan hanya bertugas mencetak uang Rupiah. Sementara keputusan desain adalah kewenangan BI.

"Sekarang kan uang NKRI ditandatangani oleh Gubernur BI dan Menkeu. Artinya melibatkan BI dan pemerintah," ujar dia di Pabrik Pencetakan Uang Peruri di Karawang, Rabu (18/1/2017).

Meskipun kewenangan BI, pihaknya mengaku ikut dilibatkan dalam proses diskusi desain uang Rupiah baru tersebut. Hanya saja, BI yang kemudian memutuskan desain uang Rupiah karena memang kewenangan BI.

"Bisnis prosesnya itu meliputi melibatkan diskusi koreksi antara pencetak dengan otoritas. Itu kan selalu harus ada komunikasi. Desain segala macam yang punya kompetensi untuk menyetujui dan menjelaskan ke publik BI dan kita sudah tahu banyak penjelasan BI," tukas dia.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini