nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

GMF AeroAsia Dinilai Layak Go Public

Agregasi Kamis 26 Januari 2017 14:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 01 26 278 1601681 gmf-aeroasia-dinilai-layak-go-public-Z7K0dwLLdg.jpg Ilustrasi pasar modal. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sempat tertunda, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali mewacanakan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) anak usaha.

Adalah PT GMF AeroAsia yang dinilai Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo, sudah layak untuk mencatatkan saham IPOnya di pasar modal. “Secara administrasi dan kinerja, GMF AeroAsia sudah layak jual," kata Arif di Jakarta.

Kendati demikian, IPO dapat direalisasikan jika sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian BUMN. Saat ini, pemegang saham mayoritas GMF tengah melakukan kajian. Oleh sebab itu, pihaknya ikuti arahan pemegang saham mayoritas saja sebab secara hak di mana IPO adalah domain pemegang saham.

Menurut dia, total aset GMF saat ini berkisar USD400-500 juta. Namun, jumlah kontribusi anak usaha ini ke perseroan enggan diungkapkannya. Rencana penjualan saham GMF telah diwacanakan sejak kepemimpinan Emirsyah Satar. Ketika itu, manajemen menargetkan aksi korporasi dapat terealisasi pada semester I 2013, tetapi terus mundur hingga saat ini.

Saham anak usaha Garuda yang bergerak dalam bidang pemeliharaan pesawat tersebut akan dilepas lebih dari 20%. Dengan demikian, target dana yang dihimpun oleh GMF sebesar USD100 juta.

Pada tahun ini, Garuda menargetkan pertumbuhan jumlah penumpang sekitar 8,7% menyusul meningkatnya penerbangan dari Timur Tengah dan Cina sekitar 'double digit' dan wilayah Indonesia Timur sekitar 11%.”Kita juga harapkan trafik Grup Garuda Indonesia bisa tembus mendekati 40 juta penumpang. Kalau tembus, maka angka ini akan menjadi indikasi positif bagi kita,"kata Arif.

Sebagai informasi, GMF AeroAsia berencana IPO di kuartal pertama tahun 2014. Namun karena valuasi sahamnya masih rendah, ditunda untuk listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak perseroan mengungkapkan, penundanaan IPO GMF AeroAsia dimaksudkan untuk memperkuat bisnis dengan menambah lini usaha agar kapitalisasi pasarnya sesuai dengan yang diinginkan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini