nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menuju Friendly City, Depok Tingkatkan Pembangunan

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 31 Januari 2017 11:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 01 31 470 1605353 menuju-friendly-city-depok-genjot-pembangunan-RV04SryI1S.jpg Foto: Koran Sindo

DEPOK- Pemerintah Kota Depok mulai tahun ini mencanangkan sebagai Kota Bersahabat atau Friendly City.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemkot Depok melakukan pembenahan di segala bidang, mulai dari pembenahan sarana publik, pelayanan, hingga investor. Untuk sarana publik, saat ini Pemkot Depok telah membangun banyak ruang terbuka hijau (RTH), mulai dari taman, sarana bagi kaum difabel, hingga zebra cross bagi warga berkebutuhan khusus. Depok juga akan memiliki alun-alun sebagai tempat berkumpulnya warga.

Di sana warga bisa saling berinteraksi sehingga disparitas menjadi minim. Di bidang kesehatan, Depok sudah memiliki puskesmas 24 jam yang siap melayani warga kapan saja. Kemudian akan dibangun RSUD Tapos untuk melayani warga yang sulit menjangkau RSUD Depok di Sawangan.

“Jadi, tidak ada alasan warga tidak terlayani di bidang kesehatan. Kita sudah masukan itu dalam program kerja,” kata Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, kepada KORAN SINDO, kemarin. Bagi pelaku usaha kecil menengah, Pemkot Depok juga sedang berupaya membangun seribu kios nonlapak. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan.

“Perlahan namun pasti kita kerjakan apa yang sudah diprogramkan. Semua itu demi kemaslahatan bersama,” tuturnya. Pradi berharap pembangunan infrastruktur bisa berjalan, yaitu dengan adanya percepatan pembangunan jalan tol yang nantinya bisa membuka pusat ekonomi baru dan bisa meningkatkan taraf hidup warga. “Kami ingin warga Depok sejahtera. Friendly secara harfiah, friendly secara nyatanya juga.

Menciptakan Depok benar-benar kota yang nyaman dan religius,” ungkapnya. Pihak Pemkot Depok juga kini akan mempermudah proses perizinan sehingga investor semakin menggeliat menanamkan modal di Depok. Perizinan, kata Pradi, akan dipersingkat melalui sistem satu atap. Dengan demikian, investor bisa merasa lebih nyaman berusaha di Depok. “Jika semua sektor sudah terlayani dengan baik, visi Kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius pun dapat terwujud,” katanya. Upaya mewujudkan Depok sebagai kota yang bersahabat jelas tidaklah mudah.

Oleh karena itu, Pradi mengimbau kepada seluruh stakeholder untuk bekerja sama. Jika semua sudah sinergi dan satu pemahaman, mewujudkannya pun menjadi lebih mudah. “Kita tidak bisa egois hanya mewujudkan sendiri. Tentunya perlu peranan banyak pihak untuk mewujudkannya. Tidak hanya kami sebagai pemangku daerah, tetapi juga peranan lintas sektoral seperti DPRD, kepolisian, Kodim, Kejaksaan, Pengadilan, bahkan Imigrasi.

Karena, Depok juga dihuni banyak orang asing. Untuk mewujudkan semua itu harus bersama-sama,” tandasnya. Untuk meratakan pembangunan, pihaknya sudah memiliki rencana sendiri. Dengan menyebar pembangunan di wilayah lain seperti Bojong Sari, Tapos, serta Sawangan. Pembangunan disesuaikan dengan potensi wilayahnya sehingga pembangunan yang dilakukan tidak mubazir dan sesuai tujuan.

“Jalan-jalan di ruas selain Margonda juga sudah banyak yang diperbarui. Tidak bisa dimungkiri ini pun menjadi daya tarik bagi penanam modal jika melihat wilayah sudah tersusun maka di situ akan muncul potensi ekonomi,” tandasnya. Bersahabatnya Kota Depok dirasakan investor yang berkecimpung di kota ini.

Salah satunya adalah pengelola Depok Town Square (Detos). Sebagai pelaku usaha besar di kota ini, Detos menjadi salah satu pelaku yang merasakan kerja sama dengan Pemkot Depok. “Sebagai salah satu mitra usaha di Kota Depok, Detos sangat berterima kasih atas kerja samanya selama ini dengan Pemkot Depok. Support dan kerja samanya selama ini sangat membantu dalam membangun dan meningkatkan Depok Town Square sebagai salah satu tujuan berbelanja di Kota Depok,” kata Marcom Manger Detos Ferry Nurdin Firdaus.

Di sisi lain, pihaknya juga terus berusaha memberikan yang terbaik untuk perkembangan ekonomi Kota Depok, yaitu dengan menyerap tenaga kerja dan menyediakan lahan untuk usaha, baik UMKM dan investor. “Sejauh ini tidak ada kendala berarti. Kita mengikuti alur yang ada dan semua berjalan lancar,” ucap Ferry.

Ferry berharap Kota Depok akan terus berkembang dan menjadi salah satu kota yang terus memberikan pelayanan dan kerja sama yang sangat baik untuk semua investor dan calon para investor. Dengan demikian, ragam investasi di Depok menjadikan Depok sebagai kota yang bervariatif. “Semakin beragam, semakin berkembang, berarti kemajuan untuk bersama,” tandasnya.

(rai)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini