Image

Ekonomi Dihantui Ketidakpastian, BI Pantau China hingga Harga Minyak

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 08 Februari 2017, 17:03 WIB
https img o okeinfo net content 2017 02 08 20 1612911 ekonomi dihantui ketidakpastian bi pantau china hingga harga minyak JzfDJWpI2t jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengakui, kondisi ekonomi tahun ini masih penuh ketidakpastian. Ada beberapa hal yang membuat kondisi ekonomi global belum stabil.

Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan, saat ini dunia sedang menunggu kebijakan fiskal yang akan diterapkan AS. Menurutnya, kebijakan AS sangat dinanti negara besar seperti China.

"Ini semua akan punya dampak, begitu pula dengan kebijakan fiskalnya. Jadi ini satu perhatian," kata dia di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Dia juga mengaku terus memantau kondisi ekonomi China. Sebab, ada kemungkinan mata uang China tahun ini melemah. Kondisi ini, lanjut Agus, pernah terjadi pada tahun 2016. Saat itu terjadi pelemahan Yuan sampai hampir 7%.

Di sisi lain, BI juga memperhatikan harga minyak. BI sendiri telah menaikkan proyeksi harga minyak di 2017 dari USD45 per barel menjadi USD47 per barel.

"Kondisi harga minyak memang agak naik, karena antara lain kesepakatan negara-negara OPEC untuk mengurangi produksi, tapi ketika Amerika mau merespons mau meyakinkan bahwa mereka mau mencukupi untuk di dalam negerinya, ini nanti juga akan membawa kondisi perubahan di harga minyak," kata dia.

Meski masih banyak sejumlah ketidakpastian, dirinya berharap ekonomi di tahun ini akan lebih baik. Mengingat BI sudah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dari sebelumnya 3,2% menjadi 3,4%.

"Ini akan mempengaruhi kondisi nilai tukar di Indonesia, karena satu tantangan yang perlu kita kelola adalah inflasi di dalam negeri. Ini kombinasi ketidakpastian di dunia, dan kondisi di nasional membuat kita mesti memperhatikan nilai tukar kita," cetusnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini