Image

Paket Kebijakan Terbukti Tak Efektif Jangka Pendek

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 09 Februari 2017, 12:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 02 09 320 1613597 paket-kebijakan-terbukti-tak-efektif-jangka-pendek-nW7AOmTJks.jpg Ilustrasi pelabuhan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melihat jika pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2016 belum memiliki akselerasi. Paket kebijakan yang digulirkan oleh Presiden Joko Widodo pun dinilai tidak membuahkan hasil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negeri.

Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus mengatakan, tujuan utama paket kebijakan dibentuk untuk mendorong daya saing industri nasional, meningkatkan lapangan kerja, daya beli masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Hasil dari paket kebijakan terlihat belum memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan lapangan kerja serta daya beli masyarakat," ungkapnya di Kantor Indef, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, paket-paket kebijakan yang telah dirilis oleh Pemerintah tersebut tidak fokus berdasarkan sektor yang ingin dituju. Oleh karena itu, perlu dibuat analisis paket kebijakan berdasarkan pada sektor utama yaitu sektor pendukung industri dan dampak ke sektor lainnya.

"Ekspektasi dari paket kebijakan ini sangat besar untuk jangka pendek. Tetapi ternyata, untuk jangka pendek belum ada dampak yang signifikan," tukasnya.

Oleh karena itu, dia menilai ekspektasi pasar yang besar itu perlu dikelola. Jangan sampai pasar menilai paket kebijakan ini gagal, karena memang dampaknya tidak akan terasa dalam jangka pendek.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini