Image

Perbankan Tidak Ketinggalan Melirik Generasi Milenial, Saatnya Kamu Punya Rumah!

Agregasi Jum'at 10 Februari 2017 18:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 10 470 1614687 perbankan-tidak-ketinggalan-melirik-generasi-milenial-saatnya-kamu-punya-rumah-VA9xgbHRzA.jpg Ilustrasi : Shutterstock

JAKARTA - Perbincangan mengenai generasi milenial memang selalu menarik. Generasi memang berbeda dari generasi sebelumnya.

Bahkan, Yoris Sebastian seorang profesional muda telah menulis buku bertajuk “Generasi Langgas” yang mengulas generasi milenial. Langgas berarti bebas.

(Baca juga: Developer Hong Kong Belum Beradaptasi dengan Generasi Milenial DINC)

Generasi milenial ini memang menguasai persentase jumlah penduduk Indonesia hingga separuhnya. Ini merupakan bonus demografi yang dinikmati bangsa ini sejak 2012 hingga 2042.

Pada kurun waktu 2030 hingga 2045, bonus demografi ini akan habis dan yang ada adalah generasi yang menua dan tidak lagi produktif.

Peluang dari bonus demografi ini adalah peningkatan penawaran tenaga kerja dan peningkatan modal manusia.

Perihal ini dipaparkan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2017 di Grand on Thamrin Pullman Hotel, Jakarta beberapa waktu lalu.

Banyaknya tenaga kerja produktif tentu membuat perekonomian berputar. Sederetan perusahaan pun membidik generasi milenial sebagai target market-nya.

Tidak ketinggalan pihak perbankan. Sebagai lembaga yang menyalurkan beragam macam kredit, generasi milenial tentu potensial sebagai sasaran kredit konsumtif hingga kredit untuk memiliki hunian.

“Ya, lumayan banyak. Mereka rata-rata berusia 30 tahunan memang dominan. Ada kenaikan nasabah muda. Angka pastinya saya lupa. Persentasenya memang meningkat,” ujar Senior Manager Corporate Secretary Bank Mandiri, Eko Nopiansyah.

Nasabah muda ini menjadi bisnis baru perbankan. Semakin banyak dari mereka yang mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA).

Eko memaparkan kalau permintaan KPR oleh nasabah muda mendominasi untuk wilayah pinggiran Jakarta seperti Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok.

Sementara permintaan KPA biasanya lebih banyak di Jakarta. Permintaan rumah tapak memang lebih mendominasi dibandingkan apartemen.

(Baca juga: Produsen Gencar Pasarkan Produk Furnitur untuk Generasi Milenial)

Beragam kemudahan juga dilakukan pihak perbankan agar nasabah bisa mendapatkan KPR dan KPA dengan cepat.

Sebenarnya, banyak hal yang telah dilakukan oleh pihak perbankan untuk memudahkan generasi milenial untuk mendapatkan kredit perumahan dan bisa memperoleh hunian yang diinginkan.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini