Image

Menko Darmin: Kita Berjuang agar Inflasi Tak Lebih dari 4%

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 11 Februari 2017, 10:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 02 11 20 1615646 menko-darmin-kita-berjuang-agar-inflasi-tak-lebih-dari-4-ubA4EIjJzv.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum atau inflasi diprediksi menghadapi tekanan lebih berat pada tahun ini dibandingkan tahun lalu. Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) pun berupaya agar inflasi pada tahun ini tidak lebih dari 4%.

”Kita sedang berjuang untuk itu. Kita sedang coba kendalikan inflasi supaya tidak lebih dari 4%,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, kemarin.

Darmin menyebut inflasi Januari sebesar 0,97% menjadi peringatan bagi pemerintah. Pasalnya, meski masih dalam sasaran 4% plus minus 1%, inflasi tahunan langsung melonjak menjadi 3,49% atau lebih tinggi dibandingkan inflasi pada akhir tahun lalu yang berada di level 3,02%.

Mantan Gubernur BI itu mengatakan, tingginya tekanan inflasi pada bulan pertama terlihat dari komponen inflasi harga yang diatur pemerintah (administered prices) dan inflasi inti.

Adapun tantangan lainnya, kata Darmin, juga datang dari pengendalian inflasi harga bergejolak (volatile food). Darmin mengatakan, pemerintah berencana mengintensifkan pertemuan dengan BI dan otoritas lainnya untuk membahas secara lebih spesifik ikhwal faktor-faktor yang memengaruhi inflasi.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, inflasi pada bulan pertama tahun ini memang lebih tinggi daripada perkiraan BI.

Sebelumnya BI memproyeksikan inflasi Januari sebesar 0,69%. Menurut Agus, salah satu penyumbang inflasi pada Januari adalah inflasi administered prices akibat langkah pemerintah memotong subsidi listrik.

Tapi, Agus mengatakan, BI memahami langkah tersebut karena merupakan bagian dari reformasi fiskal untuk membuat keuangan negara lebih sehat.

”Tapi, kita juga sepakat pada tahun ini tetap sesuai target dan kebijakan-kebijakan yang berdampak pada inflasi harus dijaga tepat pada waktunya,” katanya.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, inflasi harus menjadi fokus utama karena menjadi salah satu ukuran kuat tidaknya fondasi ekonomi domestik. Inflasi yang terkendali dinilainya menjadi salah satu kunci menghadapi tekanan eksternal.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini