nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ramai Pilkada, Momentum Usaha Percetakan Untungnya Rp10 Jutaan!

Tim Ekonomi Okezone, Jurnalis · Rabu 15 Februari 2017 18:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 02 15 320 1619244 ramai-pilkada-momentum-usaha-percetakan-untungnya-rp10-jutaan-gqN8cRnVf9.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Meski era digital sangat mempermudah komunikasi, namun bisnis percetakan tetap dicari. Misalnya saja, ingin mencetak buku, stiker, brosur atau undangan? Jawabannya adalah ke percetakan.

Anda dapat memanfaatkan peluang ketika orang-orang membutuhkan percetakan brosur leaflet ataupun majalah. Anda juga bisa menawarkan usaha percetakan pada kampus-kampus yang menerbitkan majalah kampus. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan pemilu maupun pilkada. Anda bisa memanfaatkannya untuk media kampanye yang dibutuhkan oleh partai-partai yang jumlahnya banyak.

A. Memulai bisnis

Ada beberapa hal yang mungkin bisa Anda lakukan sebelum memulai bisnis ini

1. Siapkan SDM yang cukup memadai

2. Skill yang berkualitas

3. Alat-alat, seperti komputer, sprinter, scanner.

B. Hambatan

Ketika memulai usaha ini ada beberapa hambatan yang mungkin akan ditemui, di antaranya adalah:

1. Usaha percetakan sangat bergantung dengan harga kertas. Oleh karena itu naiknya harga-harga kertas sekarang sangat memengaruhi produksi usaha percetakan

2. Usaha ini juga dipengaruhi banyak pesanan percetakan

3. Karena usaha percetakan sangat bergantung pada kualitas yang berarti adalah kepuasan pelanggan, maka sdm yang tidak bagus akan mempengaruhi kualitas produksimu jadi sebaiknya mencari teman yang memang mencakup kompeten dalam bidang tersebut.

C. Strategi bisnis

Berikut ini strategi yang bisa dilakukan:

1. Promosi usaha jasa percetakan bisa dilakukan ke perusahaan-perusahaan dan komunitas yang membutuhkan

2. Anda juga bisa memanfaatkan momen-momen tertentu untuk menambahkan pemasukan misalnya dengan menawarkan jasa percetakan pada perusahaan media atau penerbit

3. Jika usaha percetakanmu masih kecil maka dapat memulai dari produk-produk yang kecil-kecil dulu seperti poster atau kalender

4. Promosikan ke instansi pemerintah atau swasta

D. Analisis bisnis

Modal awal

Komputer 5 buah @Rp2,5 juta

Rp12.500.000

Scanner

Rp   2.000.000

Printer 2 buah @500 ribu

Rp   1.000.000

Fax

Rp      800.000

Peralatan kantor lainnya

Rp      500.000

Total

Rp16.800.000

Peralatan akan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500.000 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun (Rp16.800.000 – Rp1.500.000)/4 = Rp4.199.625 per tahun atau sama dengan Rp350.000 per bulan.

 

Perkiraan laba/rugi per bulan

 

Pendapatan

Rp10.000.000

 

Biaya-biaya

 

Penyusutan peralatan

Rp350.000

Gaji pegawai 3 orang @Rp1.500.000

Rp4.500.000

Listrik

Rp1.000.000

Telepon

Rp500.000

Bahan baku (kertas)

Rp500.000

Lain-lain

Rp300.000

 

Laba bersih

 

Rp10.000.000-Rp7.150.000

Rp2.850.000

 

Perkiraan modal kembali

 

Rp16.800.000/Rp 2.850.000

5,9 bulan

Sumber: Diolah dari buku 99 Bisnis Anak Muda, Malayahati dan Hendry E Ramadhan, Penebar Plus.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini