Image

Tak Ada Biaya Bangun Infrastruktur, Bappenas Andalkan PINA dan KPBU

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 17 Februari 2017, 16:42 WIB
https img o okeinfo net content 2017 02 17 20 1621285 tak ada biaya bangun infrastruktur bappenas andalkan pina dan kpbu c9xNhAsBGX jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam melakukan pembangunan infrastruktur. Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA).

Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengungkapkan, PINA nantinya akan menjadi alternatif pembangunan infrastruktur selain KPBU. Hanya saja, dunia usaha nantinya dapat memilih skema apa yang akan digunakan tanpa dibatasi oleh pemerintah.

"Exercisenya proyek apa saja dan kita sekarang sedang merevisi Perpres 3 ( Peraturan Presiden nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional) di situ ada artikel terkait PINA," jelasnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Ditargetkan, skema ini nantinya akan diatur dalam Peraturan Presiden. Aturan ini pun juga akan menyangkut 44 proyek yang sudah disetujui dengan nilai investasi Rp 968 triliun. Hanya saja, akan 12 proyek tambahan yang masih akan diajukan ke Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

"Minggu ini saya bikin draftnya setelahnya dibahas. Masih tunggu data, sampai Jumat ini, karena kita menunggu dari Kemenhub sampai kemarin belum masuk. Kita tunggu sampai hari ini lah," tuturnya.

Seperti diketahui, hari ini Presiden Joko Widodo telah melakukan financial closing untuk skema PINA. Financial Closing ini dilakukan pada proyek tol yang dikerjakan oleh Waskita. Acara ini pun diikuti dengan penyerahan perjanjian pemegang saham dari PT SMI, PT Taspen, PT Waskita Toll Road dan PT Waskita Karya.

"Tadi sudah dijelaskan ada 15 proyek Waskita yang harus dibangun mulai dari Sumut, Palembang sampai Lampung kemudian trans Jawa. (Target) tahun ini sampai 2018-2019," tutur Presiden Komisaris di PT Waskita Karya (Persero) Tbk Badrodin Haiti pada kesempatan yang sama.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini