Hotel Bertekstur Batu di LA Bakal Jadi Landmark Baru

Trio Hamdani, Jurnalis · Minggu 19 Februari 2017 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 17 470 1620937 hotel-bertekstur-batu-di-la-bakal-jadi-landmark-baru-KWqnTlDSlY.jpg Foto: Dezeen

JAKARTA - Studio Amerika ASAP menggagas sebuah hotel baru di Los Angeles. Hotel baru ini memiliki konsep bebatuan pada dinding-dinding bangunan. Bangunan yang dinamai The Spring Street Hotel ini diusulkan berdiri di distrik bersejarah di pusat kota Los Angeles.

Bangunan 28 lantai ini saat ini memasuki tahap pembangunan. Dengan memanfaatkan pertumbuhan di daerah tersebut, diharapkan dibangunnya hotel bertekstur batu pada dindingnya itu bisa meningkatkan bisnis dan sektor pariwisata di kota tersebut.

"Desain ini akan dibangun di atas lokasi yang khas dan konteks budaya untuk menciptakan sebuah tujuan landmark hotel yang memberikan pengalaman mengesankan," kata ASAP atau Adam Sokol Architecture Practice dilansir Dezeen.

Sementara menyiapkan desain, tim perancang memperoleh inspirasi dari fitur alam di wilayah pembangunan hotel. "Desain hotel ini didasarkan pada gagasan sebuah batu besar di lanskap yang memanfaatkan generasi seni tanah di Los Angeles dan barat daya Amerika Serikat," jelas pihak ASAP.

Selain itu, pembangunan hotel ini juga memanfaatkan kontras yang terjadi dengan struktur bangunan bagian lainnya.

Dengan luas 15 ribu meter persegi, hotel ini akan menyediakan 176 kamar tamu. Penggunaan material beton, kayu, dan kaca akan digunakan untuk memberikan ruang interior yang sederhana namun tetap tampak modern, Kemudian, pintu masuk yang membingkai ruang publik di luar ruangan yang menyediakan fasilitas bar dan kolam renang yang memiliki fungsi sebagai ruang pertemuan.

Fasilitas di bagian bar pun cukup lengkap. Pasalnya, terdapat taman dengan layar film, restoran, ruang serba guna, ruang rapat, pusat kebugaran, pusat bisnis, dan bagian ritel. Selain itu, untuk melengkapi hotel, diusulkan untuk dibangun 3 buah menara kecil yang menggabungkan perumahan, perkantoran, dan ruang publik dalam balutan kerangka beton raksasa.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini