Image

Solusi Agar Generasi 1981-1994 dan Berpenghasilan Rendah Bisa Beli Rumah

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 17 Februari 2017, 15:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 02 17 470 1621187 solusi-agar-generasi-1981-1994-dan-berpenghasilan-rendah-bisa-beli-rumah-V5vck5KIgt.jpg Ilustrasi : Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mengelola sekaligus memperbanyak pasokan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di kota-kota besar. Ini demi semakin terpenuhinya kebutuhan akan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan generasi milenial yang terancam tidak akan bisa memiliki rumah dalam kurun waktu lima tahun lagi.

Kepala Departemen Ekonomi CSIS Yose Rizal Damuri mengatakan, upaya pemerintah ini juga harus disokong oleh pola pikir (mindset) MBR dan generasi milenial yang agar mau tinggal di hunian vertikal. Ditambah lagi, juga harus berpola pikir bahwa hunian tidak harus hak milik, yang mana artinya bisa melalui sistem hak sewa.

"Kalau di Indonesia dianggap tinggal di rumah itu harus hak milik. Padahal bisa saja sewa sampai mati. Makanya rusunawa itu saya pikir skema ke depan yang harus ditingkatkan pemerintah, jadi perbanyak rusunawa," ujarnya kepada Okezone.

Pemerintah Indonesia bisa saja menyontek sistem pemerintah negara tetangga seperti Singapura yang mengatur soal tarif sewa rusunawa tidak terlalu tinggi. Dengan demikian, tarif akan selalu terjangkau bagi MBR dan generasi milenial yang belum memiliki rumah.

Jika pemerintah benar merealisasikan memperbanyak pembangunan rusunawa, kata Yose, diharapkan tidak jauh dari pusat perekonomian. Sejalan dengan upaya ini, pola pikir penduduk juga harus diubah dengan cara pemerintah harus semakin gencar memberikan informasi melalui kampanye-kampanye.

"Kalau memang bisa menyewa dan ada jaminan dari pemerintah bahwa harga akan affordable, tidak ada masalah. Suplai yang cukup, tidak ada masalah. Masalah sekarang adalah suplai tidak cukup dan tidak tahu apakah tarif sewa akan murah terus. Makanya pemerintah harus manage. Saya pikir ke depannya penyewaan properti rusunawa salah satu solusi yang paling cocok untuk Jakarta dan kota-kota besar lainnya," tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini