BPJS Ketenagakerjaan Didesak Perjelas Program Bantuan DP KPR

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 20 Februari 2017 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 20 470 1623490 bpjs-ketenagakerjaan-didesak-perjelas-program-bantuan-dp-kpr-ywUDM0XLPF.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan berencana akan kembali menggulirkan fasilitas Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) dan renovasi rumah. Namun, hingga saat ini BUMN jaminan sosial tersebut masih menggodok aturan serta besaran bunganya bersama perbankan.

Para pekerja yang tergabung dalam Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi) mendesak BPJS Ketenagakerjaan untuk segera merancang syarat dan ketentuannya. Sebab, fasilitas ini diyakini sudah ditunggu-tunggu oleh pekerja. Apalagi dahulunya pernah ada namun dihentikan sejak dua tahun lalu ketika PT Jamsostek bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

"Misalnya saya punya dana JHT, bagaimana ketentuannya? Apakah saya harus datang ke BPJS? Kemudian nanti kan BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan BTN, lalu berapa bunganya? Mekanismenya ini harus dibuat lebih cepat," ujar Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar kepada Okezone saat dihubungi di Jakarta.

Kemudian, diharapkan besaran bunga yang akan dikenakan juga kompetitif atau kalau bisa lebih rendah dari suku bunga pasar. Jika saat ini saja suku bunga acuan di kisaran 4,75%, biasanya suku bunga KPR berada 3% di atas angka itu. Namun, kata Timboel, bukan berarti bunga KPR dipatok 7,75% untuk para pekerja.

"Tapi harus bisa 4,5%,5%, atau maksimal 7,5%. Apalagi (aturan) di Permenaker disebut begitu," jelasnya.

Masih kata dia, jika benar nantinya akan kembali direalisasikan, maka BPJS Ketenagakerjaan diwajibkan untuk memberitahukan perihal fasilitas ini kepada para pekerja yang ada di seluruh Indonesia. Adapun caranya harus gencar melakukan sosialiasi dari kota-kota besar hingga daerah terpencil sekalipun.

"Semuanya itu juga harus diinformasikan kepada pekerja," tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini