Kementerian PUPR Tawarkan Proyek SPAM ke Perusahaan Lokal

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 22 Februari 2017 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 22 320 1625314 kementerian-pupr-tawarkan-proyek-spam-ke-perusahaan-lokal-ZdxncPzV9O.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dalam menggarap proyek infrastruktur nasional, pemerintah memiliki beberapa cara dalam pendanaannya. Salah satunya dengan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Namun ternyata, sangat sedikit minat perusahaan melakukan skema KPBU jika nilai proyek yang dikerjakan kecil. Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menawarkan perusahan lokal untuk menggarap proyek infrastruktur yang telah menjadi program.

Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan, proyek strategis nasional seperti selain jalan tol, ada proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan bendungan. Namun untuk mengerjakannya pembangunan bendungan dan SPAM dengan skema KPBU masih minim peminatnya.

"KPBU-nya hanya air minum. Kalau bendungan listrik belum, bendungan belum ada KPBU-nya. Tapi SPAM seperti Umbulan kemarin," ujarnya, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Menurut Basuki, rencana menyerahkan proyek yang sepi peminat dengan skema KPBU kepada perusahaan lokal sudah dibicarakan dengan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan. Misalnya proyek SPAM di Semarang Barat itu akan diserahkan kepada perusahaan lokal.

"Totalnya kan sekitar Rp900 miliar, kalau nanti dukung pemerintah Rp500 miliar, tinggal investasi pemerintah Rp400 miliar. Itu jarang yang tertarik mungkin kita tawarkan lokal company," tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini