Image

Bisnis Perkantoran Landai, Pengembang Bisa Beralih ke Co-Working Space

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 23 Februari 2017, 15:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 02 23 470 1626273 bisnis-perkantoran-landai-pengembang-bisa-beralih-ke-co-working-space-ag4OQDfHun.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Pesatnya pertumbuhan pasar perkantoran membuat tingkat keterisian kantor menjadi mengalami penurunan. Pasalnya, jumlah kantor yang disewakan terbilang lebih tinggi ketimbang jumlah penyewa.

Ditambah lagi, saat ini mulai terjadi pergeseran tren terhadap kantor. Saat ini fisik kantor tak melulu dilihat dari kemegahan dan lokasinya yang strategis.

Kepala Departemen Riset dan Konsultasi Savills Indonesia Anton Sitorus pun mengatakan, saat ini bisnis properti co-working space mulai mengalami peningkatan dengan terjadinya pergeseran tren tersebut. Ditambah lagi, banyak keunggulan yang ditawarkan oleh co-working space daripada kantor pada umumnya.

"Co-working space dia ratenya bisa (disewa) per hari (atau) per jam sesuai kebutuhan. Harganya pun relatif lebih murah. Harga yang ditetapkan juga mereka nggak harus dihitung per meter, bisa per orang atau per kepala," kata Kepala Departemen Riset dan Konsultasi Savills Indonesia Anton Sitorus di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Dia pun mengatakan, sejak tahun 2014 hingga 2016 telah terjadi pertumbuhan yang signifikan terhadap peningkatan pasar di bisnis co-working space. "Di Jakarta sendiri menurut survei kita perkembangan co-working space itu cukup signifikan sejak 2014-2016. Menurut perkiraan kita (kalau dihitung berdasarkan) total square per meter (saat ini ada) 14 ribu meter persegi," ungkapnya.

Ditambah dengan hadirnya bisnis-bisnis startup yang dinilai tak terlalu mementingkan prestise dari sebuah kantor yang ditempatinya, membuat mereka tak terlalu melirik kantor pada umumnya.

"Pengembang harus sensitif apakah sektor per kantor memang menjadi bisnis yang akan berkelanjutan ke depan atau cuma tren," pangkasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini