Tak Kena Banjir, Kenapa Rumah Masih Harus Diasuransikan?

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 24 Februari 2017 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 24 470 1627126 tak-kena-banjir-kenapa-rumah-masih-harus-diasuransikan-kuUXqNPssD.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Mungkin kita merasa lega karena memiliki rumah di tempat yang tidak pernah terkena banjir. Sehingga kita berpikir tak akan ada kerugian yang harus kita tanggung akibat banjir. Oleh karenanya kita merasa tidak perlu mengasuransikannya dari banjir.

Namun, sebaiknya kita mulai berpikir ulang apakah merupakan langkah yang bijak untuk tidak mengasuransikan rumah dari risiko akibat banjir?

Perencana Keuangan Fredy Piellor pun mengatakan, tak sedikit manfaat yang mungkin akan kita dapatkan dengan mengasuransikan rumah dari banjir sekalipun kita yakin betul rumah kita aman dari banjir.

"Risiko banjir kan bukan hanya banjir saja, tetapi juga meliputi beberapa risiko, misalnya angin topan, badai, banjir (itu sendiri) dan kemudian (kerugian) akibat-akibat air, itu merupakan satu paket," katanya kepada Okezone.

Maka itu, meski rumah kita berpeluang kecil terkena banjir, namun risiko-risiko tersebut di atas bisa saja terjadi di kawasan yang tidak terkena banjir.

"Mungkin akibat air, katakanlah kita punya jendela kena angin lalu copot kemudian air masuk ya, atau kita punya genteng tiba-tiba terangkat, terkena rembesan air segala macam dan itu bisa saja mengakibatkan kerusakan terhadap perabotan rumah tangga," terang Fredy.

"Sehingga walaupun kita pikir banjir tidak mungkin masuk dari bawah tapi kan bisa saja air ini masuk dari atas kan. Jadi saya pikir perlu lah kita ikut asuransi banjir yang meliputi banjir, topan, badai dan segala risiko akibat banjir ya," tambahnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini