Kini Tukang Ojek Juga Bisa Dapat KPR

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 02 Maret 2017 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 02 470 1632224 kini-tukang-ojek-juga-bisa-dapat-kpr-3J6B3iZTyM.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (TK) siap memberikan manfaat tambahan kepada pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah (BPU) berupa pemberian kredit perumahan rakyat (KPR).

Direktur Perluasan Kepesertaan & Hubungan Antar Lembaga (HAL) BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengatakan, salah satu syarat pekerja informal bisa mendapatkan manfaat perumahan berupa KPR yang terjangkau adalah mereka harus mengikuti program jaminan hari tua (JHT).

“Saat ini yang wajib bagi pekerja BPU yakni mengikuti jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Nah, mereka harus ikut juga JHT agar bisa memperoleh KPR dengan bunga ringan dari bank yang sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ilyas seusai penandatanganan kerja sama dengan PT Putera Persada Nusantara (Putera Group) di Jakarta kemarin.

Menurut Ilyas, untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya sudah merampungkan segala aturan yang ada serta sudah bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Manfaat perumahan dinilai sangat penting diberikan kepada pekerja informal karena sangat dibutuhkan oleh mereka.

“Jadi bagi pekerja seperti tukang ojek, bukan mimpi lagi untuk bisa memiliki rumah. BPJS Ketenagakerjaan akan menjembatani hal ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Ilyas mengungkapkan, BPJS Ketenagakerjaan juga menjalin kerja sama dengan PT Putera Persada Nusantara (Putera Group) sebagai dealer penjualan sepeda motor Yamaha di wilayah Jabodetabek- Serang, Banten, memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan gratis kepada pelanggan mereka yang berprofesi sebagai driver Grabbike.

Hanya dengan membeli sepeda motor Yamaha tipe tertentu, para driver Grabbike ini sudah terlindungi dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) BPJS Ketenagakerjaan selama 1 (satu) tahun.

“Para driver ojek online setiap hari terpapar risiko kerja yang tinggi. Dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, mereka akan bekerja lebih tenang dan nyaman sehingga produktivitasnya akan meningkat,” kata Ilyas.

Ilyas menambahkan, sebelumnya ribuan driver Gojek telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, santunan yang merupakan hak mereka sebagai pekerja akan langsung diberikan.

“Itu sudah menjadi komitmen kami untuk memberikan perlindungan dan menyampaikan hak-hak pekerja jika sampai mengalami risiko pekerjaan, seperti kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan khusus pekerja formal kami juga siapkan jaminan pensiun bagi mereka,” ungkap Ilyas.

Dia menjelaskan, sebelumnya kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Putera Group sudah terlaksana sejak 2016, yaitu dalam hal pemberian “Manfaat Keseharian” kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. Melalui kerja sama ini, setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan potongan harga hingga 10% untuk service dan penggantian suku cadang di jaringan merchant Putera Group.

Program kerja sama ini diperluas pada 2017 dengan dukungan Yamaha dan Bussan Auto Finance serta Grab dalam bentuk perlindungan kepada driver Grabbike. Ilyas sangat mengapresiasi program yang dilakukan Putera Group, karena selain melindungi pekerja driver ojek online juga akan berperan dalam mengedukasi pekerja tentang pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini