Image

KATA MEREKA: Perpanjang Tax Amnesty agar Semua Taat Bayar Pajak!

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 06 Maret 2017, 08:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 05 20 1634659 kata-mereka-perpanjang-tax-amnesty-agar-semua-taat-bayar-pajak-Mp7eOq6kK6.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Program pengampunan pajak (tax amnesty) akan berakhir pada 31 Maret 2017.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus berusaha melakukan sosialisasi untuk mendorong wajib pajak (WP) mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty) untuk bisa mencapai target Rp1.000 triliun sampai periode III yang berakhir pada 31 Maret 2017.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, sampai saat ini jumlah pengungkapan harta sebesar Rp4.425,75 triliun sampai dengan 2 Maret 2017, yang terdiri dari deklarasi dalam negeri sebesar Rp3.264,05 triliun, deklarasi luar negeri sebesar Rp1.016,99 triliun, dan jumlah repatriasi sebesar Rp144,71 triliun.

Hestu juga berharap Wajib Pajak (WP) yang belum memanfaatkan program ini dapat segera mengikuti.

"Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) buat statement setelah tax amnesty akan usut wajib pajak yang tidak ikut. Nantinya akan masuk wilayah penegakan hukum, yang tidak ikut tax amnesty dan yang ikut tax amnesty tapi belom laporkan seluruh hartanya," tuturnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Menurutnya, realisasi program tax amnesty (TA) di Indonesia pun terus meningkat. Di kantor wilayah wajib pajak besar dan khusus, wajib pajak tax amnesty sebanyak 3.415 wajib pajak dengan total tebusan Rp17,04 triliun. Selain itu, di beberapa provinsi, wajib pajak dan total tebusan terus meningkat.

Sumatera jumlah WP peserta TA sebanyak 118.267 WP dengan total tebusan Rp9,03 triliun, Kalimantan jumlah WP peserta TA sebanyak 33.849 WP dengan total tebusan Rp2,57 triliun, Sulawesi jumlah WP sebanyak 28.121 dengan total tebusan Rp1,50 triliun.

DKI Jakarta sebanyak 195.683 WP dengan total tebusan Rp39,76 triliun, Jawa non-DKI sebanyak 262.243 WP dengan total tebusan Rp32,59 triliun, serta Bali, Nusa Tenggara, Papua, Maluku sebanyak 36.305 WP dengan total tebusan Rp1,81 triliun.

Lalu bagaimana masyarakat menyikapi kehadiran program tax amnesty?

Sudahkah mereka turut berpartisipasi dalam tax amnesty? Serta apakah menurut mereka tax amnesty efisien untuk menambah pendapatan negara? Berikut KATA MEREKA:

 

1. Rusita (36) Pegawai Bank

Program tax amnesty itu sangat bagus menurut saya. Jadi orang-orang yang mempunyai harta banyak dan selalu lepas dari kewajiban bayar pajak bisa diketahui oleh Pemerintah melalui program ini. Kita juga bisa melihat perbandingan dana repatriasi dan deklarasi dari laporan di website amnesti pajak langsung.

Saya sendiri selalu taat membayar pajak melalui potongan langsung dari kantor.

Bagi saya Pemerinah sudah cukup baik dalam program ini. Sudah cukup terbuka pelaporannya di website, tapi menurut saya waktunya kurang lama. Harusnya bisa diperpanjang sehingga semakin banyak yang bayar pajak.

2. Sidhi Widiasih (54) PNS

Saya sangat mendukung program tax amnesty. Jadi biar adil semua orang membayar pajak. Jangan hanya sebagian orang yang membayar pajak, sedang yang lain penghasilannya banyak tapi tidak membayar pajak. Pengusaha yang kaya raya itu pintar menitipkan hartanya di luar negeri supaya tidak kena pajak.

Saya sudah taat kepada pajak karena dipotong langsung dari kantor, sehingga tidak ikut program ini.

Saran saya agar waktunya diperpanjang supaya semua dapat memenuhi kewajiban pajak. Biar Pemerintah adil kepada semua golongan masyarakat.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini