Share

SURVEI OKEZONE FINANCE: Ini yang Diharapkan dari Kunjungan Raja Salman ke Indonesia

Tim Ekonomi Okezone, Jurnalis · Kamis 09 Maret 2017 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 08 320 1637337 survei-okezone-finance-ini-yang-diharapkan-dari-kunjungan-raja-salman-ke-indonesia-YYPBze0mb5.jpg Raja Salman (Foto: Dok Setkab)

RAJA Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud melakukan kunjungan kenegaraannya ke Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa Tanah Air kita masih memiliki potensi investasi yang besar.

Raja Salman berkunjung ke Indonesia pada 1–12 Maret 2017. Raja Salman terlebih dahulu melakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta pada 1–3 Maret, kemudian dilanjutkan dengan beristirahat di Pulau Bali pada 4–12 Maret.

Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Nina Triaswati mengatakan, selama ini nilai investasi Arab Saudi di Indonesia terus menurun. Bahkan pada 2016, jumlah investasi Arab Saudi hanya USD900 ribu atau turun drastis dibandingkan perolehan investasi di 2015 sebesar USD30 juta.

Meski begitu, hadirnya Sri Baginda Raja Salman ke Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Terbukti dengan sejumlah perjanjian kerjasama senilai USD9,4 miliar (USD7 miliar Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Saudi dan USD2,4 antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha Saudi).

Terkait hal itu, Tim Okezone Finance kali ini memberikan sejumlah pertanyaan kepada sejumlah responden, yang terdiri dari pejabat, pengusaha, buruh, hingga pengamat.

1. Menurut Anda, apakah Indonesia bisa memanfaatkan kedatangan Raja Arab ke Indonesia untuk memperoleh investasi secara maksimal?

A. Ya

B. Tidak

Sebanyak 75% responden meyakini kedatangan Raja Salman bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia, yakni menjaring investasi yang ada. Sementara 29,4% koresponden tidak yakin pemerintah bisa menghasilkan banyak investasi dari momentum ini.

2. Apakah kunjungan Raja Arab ke Indonesia menyiratkan Sounesia (dukungan terhadap Indonesia) di tengah kebangkitan China?

A. Ya

B. Tidak

Sebanyak 47% responden menjawab kedatangan rombongan Raja Arab menyiratkan dukungan atas Sounesia, sementara 41,2% menyatakan tidak. Lalu sisanya sebanyak 11,8% menyatakan ada kemungkinan itu.

3. Menurut Anda, sektor apa yang paling diuntungkan dari kedatangan Raja Salman?

Berdasarkan jawaban responden, bidang yang paling diuntungkan dari kedatangan Raja Salman adalah sektor energi, pariwisata, dan infrastruktur.

4. Setelah meraih investasi dari Arab Saudi, perbaikan apa yang perlu dilakukan Pemerintah Indonesia agar bisa memukau investor asing lainnya?

Mayoritas responden mengungkapkan pemerintah harus bisa memberikan kepastikan hukum, pembangunan infrastruktur, dan mempermudah perizinan untuk bisa memukau investor asing.

1. Pengamat Transportasi Danang Parekesit

1. A. Ya

2. A. Ya, bisa dilihat seperti itu karena memberikan balance of political economical influence dari berbagai negara terhadap Indonesia. Sebenarnya sebaliknya juga demikian, Arab Saudi memerlukan justifikasi terhadap peran penting Kerajaan Arab Saudi dalam percaturan ekonomi politik dunia dan Indonesia.

3. Pariwisata, properti, dan migas. Itu adalah sektor-sktor prioritas bagi Saudi dan Timur Tengah. Kalau ada tambahan sektor, mungkin adalah finance atau pembiayaan perbankan dan nonbank.

4. Setiap negara memiliki country strategy dalam investasi. Kita harus mempelajari country strategy tersebut sehingga antara keinginan kita sebagai penerima investasi dan negara sahabat sebagai pelaku investasi akan "klop" dan memiliki kesamaan minat. Nah, pertanyaannya adalah pada level mana dan kelembagaan mana yang harus membuat "mapping" ini. Mungkin BKPM bisa memerankan peran ini dan memberkan advice kepada Presiden dan para menteri lainnya sehingga bisa mempersiapkan kebijakan dan program investasi yang sesuai. Persiapan bisa dilakukan oleh menteri terkait, tidak perlu semua sektor kalau pihak mitra memang tidak berminat dengan sektor-sektor tertentu. Tidak harus dipaksakan. Hanya sektor dan project yang menjadi "common interest" yang dipersiapkan hingga terwujud.

2. Direktur Center for Indonesia Taxation Analyst (CITA) Yustinus Prastowo

1. B. Tidak

2. A. Ya

3. Sektor yang paling diuntungkan dari kedatangan Raja Salman adalah sosial-politik dan wisata.

4. Pemerintah harus meningkatkan kepastian hukum, kepastian fiskal, debirokratisasi, dan infrastruktur untuk menarik minat investor asing lainnya.

3. Ketua Organda DKI Jakarta H Shafruhan Sinungan

1. A. Ya

2. A. Ya

3. Sektor yang paling diuntungkan dari kedatangan Raja Salman adalah industri perminyakan dan pariwisata.

4. Pemerintah harus meningkatkan infrastruktur jalan, transportasi, kemudahan birokrasi perizinan, jaminan investasi dengan situasi politik, dan keamanan di dalam negeri yang kondusif untuk menarik minat investor asing lainnya.

4. Ekonom Senior dari Standard Chartered Aldian Taloputra

1. B. Tidak, karena ditanyakan maksimal. Tapi kalau optimal, saya menilai Pemerintah dapat secara optimal mengusahakan dana investasi.

2. A. Ya

3. Sektor yang paling diuntungkan dari kedatangan Raja Salman adalah migas, pendidikan, konstruksi, dan pariwisata.

4. Pemerintah harus meningkatkan kepastian hukum, iklim investasi, dan infrastruktur untuk menarik minat investor asing lainnya.

5. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno

1. A. Ya

2. A. Ya

3. Sektor yang paling diuntungkan dari kedatangan Raja Salman adalah pariwisata.

4. Pemerintah harus meminimalkan dan mempercepat perizinan usaha infrastruktur untuk menarik minat investor asing lainnya.

6. Pengamat Ekonomi dari Indef Rusli

1. A

2. B

3. Sektor pertambangan (minyak), kilang Pertamina, pariwisata.

4. Perbaikan ranking EodB dan perbaikan competitive index.

7. Kepala Data Kementerian Pertanian Suwandi

1. A. Ya

2. B. Tidak tahu

3. Seluruh sektor diuntungkan: ekonomi serta migas dan nonmigas juga bagus.

4. Kemudahan dan kecepatan proses perizinan dan lahan dan investasi ditingkatkan lagi.

8. Perencana Keuangan Andi Nugroho

1. A

2. B. Belum tentu, karena Arab Saudi juga berkepentingan menginvestasikan dana mereka/kepentingan ekonomi.

3. Pariwisata, karena akan membuat warga Timur Tengah kepo dengan destinasi wisata yang dikunjungi Raja Salman.

4. Perbaikan dalam hal birokrasi dan pelayanan, baik bagi investor maupun publik.

9. Dirjen Migas IGN Wiratmaja Puja

1. A. Ya

2. A. Ya

3. Sektor energi, keuangan, dan pariwisata.

4. Penyederhanaan perizinan, konsistensi regulasi, regulasi yang harmonis antarinstansi, dan insentif fiskal untuk sektor-sektor yang menimbulkan multiplier efek besar.

10. Analis dari Bank Mandiri Reni Putri

1. A. Ya

2. B. Tidak

3. Sektor pariwisata, perhotelan, dan transportasi.

4. Perbaikan infrastruktur yang menyeluruh di semua wilayah Indonesia.

11. Anggota Komisi VII DPR RI Dito Ganinduto

1. A. Ya

2. B. Tidak

3. Kerjasama sektor nonenergi, seperti pariwisata.

4. Pertahankan keadaan positif ekonomi Indonesia karena ini mampu menarik minat bagi investasi lanjutan Arab Saudi ke Indonesia.

12. Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perbanas Aviliani

1. A. Ya

2. C. Mungkin

3. Sektornya pariwisata, fashion, kemudian konsumer karena di Indonesia produk makanan minumannya kreatif itu bisa masuk ke sana, juga energi karena problemnya kita enggak bisa refenery kan nanti mereka mau buat Saudi Aramco di sini.

4. Begini, sering kali kita narik investor, tapi di sini sendiri BUMN-swasta belum ada pendekatan. Menurut saya, pemerintah harus lihat ajak swasta dan BUMN bagaimana cost-nya kalau bisa berikan insetif ya enggak apa-apa karena kan kita lagi butuh devisa nih. Nah, butuh devisa harus lihat strukturnya cost-nya mana yang pemerintah bisa bantu ya bantu sehingga kita punya kemampuan untuk ekspor.

13. Anggota Komisi XI DPR RI Willgo Zainar

1. A. Ya

2. A. Ya

3. Kita berharap sektor oil and gas, infrastruktur dan pariwisata.

4. Ada tiga:

- Perizinan yang lebih disederhanakan prosesnya. Jangan terlalu lama dan panjang birokrasi seperti selama ini.

- Mental birokrasi dan pejabat yang melayani harus ramah investasi.

- Insentif pajak.

14. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal

1. B. Tidak

2. C. Mungkin, butuh waktu untuk membuktikan kesungguhan Arab Saudi.

3. Perminyakan, pariwisata, dan agama.

4. Law enforcement regulasi investasi dan keamanan usaha, termasuk cara memberikan kesejahteraan buruh.

15. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa

1. B. Tidak

2. B. Tidak

3. Pariwisata, pendidikan agama, dan infrastruktur.

4. Memastikan MoU terlaksana, debottlenecking hambatan investasi.

16. Ekonom dari Indef Bhima Yudhistira Adhinegara

1. A. Ya

2. A. Ya

3. Pariwisata dan industri pengolahan minyak.

4. Kemudahan berbisnis harus terus diperbaiki. Deregulasi dilanjutkan. (Sebanyak) 14 paket kebijakan diharap bisa terealisasi, termasuk percepatan pembenahan logistik dan penurunan harga energi untuk industri. Hubungan bilateral pun harus diperkuat dengan negara mitra. Atase perdagangan tiap negara diharap lebih proaktif menjemput peluang kerjasama bisnis.

17. Executive Director Energy Watch Mamit Setiawan

1. B. Tidak

2. B. Tidak

3. Sektor yang paling diuntungkan adalah energi terkait rencana upgrading Kilang Cilacap tersebut. Sektor lain yaitu pariwisata kita. Dengan wisata Raja Salman ke Bali jelas semakin meningkatkan eksistensi Bali sebagai destinasi pilihan favorit. Seharusnya sektor pembangunan infrastruktur bisa juga mengambil keuntungan dari kedatangan Raja Salman, karena pemerintah sekarang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan.

4. Saya kira dengan jauhnya realisasi investasi dengan harapan yang diinginkan jelas menjadi catatan dari kita. Ada yang salah dengan sistem kita terkait investasi terutama dari negara-negara timur tengah. Perlu perbaikan dalam meyakinkan investor agar mau berinvestasi. Yang pasti seperti sistem perpajakan, kepastian hukum, jaminan keamanan kita. Ini yang harus diperbaiki oleh pemerintah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini