nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demam Game Online, Ini Perhitungan Buka Warnet dan Bocoran Omzetnya!

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 13 Maret 2017 00:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 10 320 1639894 demam-game-online-ini-perhitungan-buka-warnet-dan-bocoran-omzetnya-n2qXbrRXtX.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Internet kini sudah bukan hal asing lagi buat masyarakat kita. Baik di kota hingga desa. Kini banyak masyarakat mulai gandrung dengan internet, bahkan internet juga banyak menyajikan informasi yang dibutuhkan para pelajar.

Sudah pasti kebutuhan akan penyediaan fasilitas internet makin dibutuhkan mereka. Nah, kamu bisa memanfaatkan fenomena ini untuk berbisnis warnet, warung penyedia internet. Apalagi beberapa pengamat mengatakan bahwa remaja dan anak-anak menjadi pasar besar dan potensial bisnis IT dalam jangka waktu dekat.

 

A. Memulai Bisnis

Beberapa hal yang bisa kamu ikuti ketika akan memulai bisnis ini sebagai berikut :

1. Kuasai pengetahuan menjalankan komputer dan internet

2. Lengkapi diri dengan pengetahuan tentang peralatan komputer dan provider internet yang cepat dan murah.

3. Persiapan modal untuk mendaftarkan provider internet

4. Sumber Daya Manusia (SDM) pelaksana operasional.

5. Cari lokasi strategis yang dekat dengan komunitas anak muda, misalnya kampus dan sekolah.

6. Tentukan harga pemakaian warnet untuk satu jam

7. Sediakan antivirus yang ter-update tiga hari sekali.

8. Jalankan usaha dengan pelayanan terbaik, misalnya memberikan akses internet yang cepat, harga bersaing, tempat yang nyaman dan luas, serta sediakan penjaga yang ramah dan siap membantu kesulitan-kesulitan para pelanggan.

 

B. Hambatan

Beberapa hambatan yang mungkin akan menghadang perjalanan bisnis ini yaitu sebagai berikut :

1. Peredaran situs porno yang merusak

2. Persaingan antar sesama warnet

3. Jam buka warnet yang overlood dari pagi - malam

4. Perawatan yang tidak berjalan dengan baik sehingga mengakibatkan kerusakan pada perangkat komputer

5. Tekadang jaringan internetnya terputus atau biasa disebut disconnect

6. Program komputer mudah terkena virus.

 

C. Strategi Bisnis

Berikut beberapa strategi bisnis yang dapat kamu terapkan ketika menjalankan bisnis warnet.

1. Promosi dengan menjadi media cetak misalnya leaflet, pamphlet, brosur.

2. Promosi via mulut ke mulut

3. Membuat nama warnet yang simpel, praktis, mudah diingat dan unik.

4. Menghadirkan tata letak yang nyaman.

5. Lengkapi dengan penyediaan makanan dan minuman ringan

6. Satu perangkat printer

7. Antivirus yang selalu up to date

8. Pelayanan yang ramah

 

D. Analisis Bisnis

Modal Awal

Komputer (6 buah)       

Rp15.000.000

 Printer + Scanner      

Rp   2.000.000

 Telepon       

Rp   1.500.000

 Jumlah       

Rp 18.500.000

 

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500  dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp18.500.000     Rp1.500 ) / 4 = Rp4.624.625  per tahun atau sama dengan Rp385.400 per bulan.

Pemasangan Jaringan Internet    

Rp  8.000.000

 Renovasi Tempat      

Rp1.000.000

 Jumlah       

Rp 9.000.000

 Jumlah Modal Awal     

Rp  27.500.000

 

E. Perkiraan laba/rugi per bulan

Asumsi pendapatan Rp 300.000  per hari

 Rp 300.000 x 30 hari      Rp  9.000.000

 

Biaya-Biaya

 

 Penyusutan peralatan      

Rp   385.400

 Langganan Jaringan Warnet   

Rp1.500.000

 Gaji 1 orang pegawai     

Rp1.000.000

 Telepon        

Rp   300.000

 Listrik dan Air      

Rp 1.000.000

 Lain-lain      

Rp    100.000

 Jumlah       

Rp  4.385.400

 

Laba Bersih

 Rp 9.000.000     Rp4.385.400     Rp  4.614.600

Perkiraan modal kembali

 Rp  9.000.000 /Rp4.385.400  = 2  bulan.

 

Sumber :

99 Bisnis Anak Muda

Malahayati, Hendry E Ramdhan, Penebar Plus.

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini