Image

OJK Dorong Pembangunan Ekonomi Daerah

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 11 Maret 2017, 14:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 11 320 1640237 ojk-dorong-pembangunan-ekonomi-daerah-deaJwYhYPp.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

BANDUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan ekonomi daerah, salah satunya dengan memperkuat keberadaan dan tugas-tugas kantor OJK di daerah.

Terbaru, OJK meresmikan Gedung Kantor Regional 2 Jawa Barat di Jalan Djuanda, Bandung kemarin.

“Saat ini kami telah didukung oleh sembilan kantor regional yang membawahi 26 kantor OJK provinsi dan kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Barat ini,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad seusai meresmikan kantor Regional 2 Jabar OJK di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, kemarin.

Menurut dia, kantor-kantor OJK di daerah ini akan menjadi ujung tombak dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan dan pembinaan Industri Jasa Keuangan di daerah dan pelaksanaan berbagai program strategis OJK dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Semua kantor-kantor OJK di daerah selain bertugas mengawasi perkembangan industri jasa keuangan di daerahnya, juga harus mengutamakan dan meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah antara lain dengan mengembangkan sektor UMKM dan sektorsektor potensial daerah lainnya, seperti pertanian, perikanan dan kelautan, pariwisata, ekonomi kreatif.

“OJK sejak berdiri telah mengeluarkan banyak kebijakan yang ditujukan untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai katalis pertumbuhan dengan tetap memberikan perhatian pada upaya penjagaan stabilitas sistem keuangan dan penguatan inklusi keuangan,” ujar Muliaman.

Sementara itu, Kantor Regional 2 Jawa Barat OJK memiliki peran yang sangat strategis bukan saja dalam tugas stabilitas sektor keuangan, tetapi juga pengembangan perekonomian daerah serta peningkatan kesejahteraan rakyat mengingat jumlah penduduk Provinsi Jabar adalah yang terbanyak di Indonesia.

Di sisi lain, berdasarkan data Otoritas Jasa keuangan (OJK), kinerja industri perbankan di Jawa Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami perkembangan positif ditunjukkan dengan rata-rata pertumbuhan aset sebesar 12,47%, DPK sebesar 12,26%, serta kredit yang disalurkan sebesar 11,44% per tahunnya.

“Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada akhir kuartal IV/ 2016 mencatatkan peningkatan sebesar Rp11,72 triliun yang telah disalurkan oleh Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Sinarmas, serta Maybank Indonesia,” ujar Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat OJK Sarwono. Adapun, penyaluran KUR sebagian besar diskala Mikro sebesar Rp8,76 triliun (74,75%), diikuti ritel Rp2,93 triliun (24,99%) dan TKI Rp30 miliar (0,26%).

Sementara sektor perdagangan merupakan sektor terbesar KUR dengan nominal Rp7,96 triliun (68%). Sarwono mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari pemerintah daerah baik pemerintah provinsi atau kabupaten/kota di Jawa Barat serta seluruh pihak terkait untuk membantu OJK dalam mewujudkan penyelenggaraan sektor jasa keuangan Jawa Barat yang sehat dan bertumbuh.

“Peran aktif dari Kantor Regional 2 Jawa Barat diharapkan dapat menyokong pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapan yang sama terhadap pelaku industri jasa keuangan di Jawa Barat untuk dapat lebih meningkatkan kontribusinya dengan kinerja yang lebih baik, tapi tetap memperhatikan ketahanan likuiditas dan perkuatan permodalan,” kata Sarwono.

(dni)

  • TAG :
  • JK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini