Image

Jonan: Jadi Menhub hingga Menteri ESDM Konversi BBM ke BBG Berjalan Lambat

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 14 Maret 2017, 11:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 14 320 1642111 jonan-jadi-menhub-hingga-menteri-esdm-konversi-bbm-ke-bbg-berjalan-lambat-DE6MCeV588.jpg Foto Menteri ESDM Ignasius Jonan Resmikan Pameran Gas (Feby/Okezone

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan pembukaan acara Natural Gas Vehicles (NGV) & Infrastructure Indonesia Forum & Exhibition yang ke-11. Dirinya pun mengaku antusias dengan acara ini, lantaran berhubungan sektor transportasi di mana pada masa jabatannya terdahulu sebagai Menteri Perhubungan.

"Saya setiap diundang menjadi pembicara utama saya enggak mau, sampai ada acara besar saya minta Pak Arcandra. Tapi kali ini karena untuk transportasi jadi saya mau. Saya kira kalau paspornya Indonesia pasti sudah tahu sebelum saya di sini (Menteri ESDM) saya sebagai siapa (Menteri Perhubungan)," ceritanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Jonan melanjutkan ceritanya sewaktu menjabat sebagai Menteri Perhubungan, gas diperuntukan sebagai pengganti bahan bakar jenis solar dan premium.

"Tapi, seiring digelarnya acara Natural Gas Vehicles (NGV) & Infrastructure Indonesia Forum & Exhibition hingga yang ke-11, progres konversi BBM ke BBG ini jalannya pelan sekali," ujarnya.

Menurut Jonan, konversi BBM ke BBG memang harus segera dilakukan, lantaran banyak manfaat yang bisa diterima. Pertamna, perubahan BBM menjadi gas, karena harga gas lebih murah, kedua iklim perubahan dunia semakin baik.

"Jadi, harga gas harus jauh lebih murah. Ini kan insentif untuk user, kalau enggak ya animo pasti kecil. Penggunaan gas juga ramah lingkungan ini sejalan dengan komitmen kita mengelola perubahan iklim dunia," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini