Image

Menteri Jonan: 5.000 SPBU Wajib Punya 1 Dispenser Gas!

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 14 Maret 2017, 11:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 14 320 1642127 menteri-jonan-5-000-spbu-wajib-punya-1-dispenser-gas-Qi58AJP41l.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menilai progres konversi BBM ke BBG terbilang lambat. Dirinya pun siap menerbitkan aturan supaya konversi BBM ke gas berjalan cepat.

Jonan mengatakan, sebenarnya inisiatif yang paling efektif adalah membuat Stasiun Pengisian Bahan bakar Gas (SPBG), tapi terkendala dengan lahan. Kalaupun sudah ada SPBG, kurang efektif karena gas di wilayah dibangunnya tidak ada.

"Memang kadang pemerintah buat rancangan yang menjadi pioner tapi tidak dirancang dengan baik. Jadi karena ini kewenangan ada di saya kalau ngomong nanti 1-2 minggu saya siapkan aturan. Saya mulai geregetan ini kok ESDM jalannya selow," tegasnya dalam acara Natural Gas Vehicles (NGV) & Infrastructure Indonesia Forum & Exhibition yang ke-11 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Aturan yang akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri ESDM nanti, kata Jonan, berisi bahwa setiap SPBU diwajibkan ada satu dispenser gas.

"Jadi gampang SPBU di Indonesia ada 5 ribu, nanti ditentukan per wilayah dalam 6 bulan dispenser gas yang dibuat berapa, 10 bulan berapa. Tolong Pak Wirat (Dirjen Migas) buatkan draf aturan, kapan dan di mana," tuturnya.

Jika semua aturan ini bisa berjalan, lanjut Jonan, maka produsen kendaraan yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dapat mendukung langkah konversi BBM menjadi BBG.

"Saya ingat waktu Menteri ESDM Sudirman Said, mengajak Gaikindo, Astra, saya waktu Menhub diskusi. Bagaimana ini bisa jalan. Gaikindo bilang kalau ada pompa gas kita push. Jadi tantangan itu kita jawab supaya konversi menjadi menarik," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini