Bioskop Bertambah, Indonesia Bisa Jadi Pasar Utama Film Box Office

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 Maret 2017 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 14 320 1642729 bioskop-bertambah-indonesia-bisa-jadi-pasar-utama-film-box-office-XGtXn0TR6Z.jpg Ilustrasi Bioskop. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia dan Korea bekerja dalam nota kesepahaman antara BKPM dan Korea Trade Investment Agency (Kotra) yang dilakukan oleh Kepala BKPM, Thomas Lembong serta Mr Kim Jae-Hong, CEO Kotra. Ada beberapa poin yang menjadi poin penting dalam kerjasama tersebut, salah satunya adalah di Industri perfilman.

Chief Executive of Infinite Framework (IFW) Mike Wiluan mengaku senang dengan kerjasama tersebut. Apalagi, dalam waktu dekat ini Bioskop CGV yang berada di bawah naungan CJ, perusahaan asal Korea, akan menambah jumlah layar dan juga bioskop.

Mike mengatakan, dengan adanya penambahan layar itu sendiri bukan tidak mungkin film-film Hollywood yang menjadi garapan dari Infinite Framework, bisa melakukan jumpa fans di Indonesia. Meskipun harus dilihat dari pasar dan kontennya.

"Semakin banyak layar, semakin banyak pula audience. Jadi bukan tidak mungkin, seperti film Avangers nanti bisa melakukan primere di Indonesia," kata Mike kepada Okezone di hotel Shangri-La,Selasa (14/3/2017)

"Tapi harus dilihat juga, kalau bisa artis Indonesia ikut main itu sangat besar kemungkinan untuk meet and greet di Indonesia," lanjut Mike.

Menurutnya, untuk bisa bermain di film Hollywood, diperlukannya pembinaan serta pengawasan dari pemerintah. Selain itu, Aktor dan Aktris Indonesia harus terlebih dahulu cinta dengan negeri sendiri sebelum bermimpi ke Hollywood. "Seperti Joe dan Iko itu meskipun mereka syuting di Amerika tapi mereka tetap cinta Indonesia. Mereka tidak tinggal di Amerika," katanya.

Sekedar info, IFW sendiri sudah perusahaan studio film yang sudah menghasilkan beberapa film Hollywood yang luar biasa, sepeti Harry Poter, Happy Feet, dan Blackhat.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini