Image

Jelang Pengumuman Fed Rate, Wall Street Dibuka Menguat

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 15 Maret 2017, 22:17 WIB
https img o okeinfo net content 2017 03 15 20 1643823 jelang pengumuman fed rate wall street dibuka menguat fnIro4xCDs jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka sedikit menguat pada perdagangan Rabu. Hal ini disebabkan karena harga minyak mentah rebound dan investor menanti hasil akhir pertemuan dua hari Federal Reserve.

Di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini.

Perhatian investor beralih ke apakah bank sentral AS akan memberi sinyal yang lebih cepat untuk kenaikan tiga kali yang diprediksikan pada pertemuan di Desember lalu.

Ekonomi AS telah semakin kuat, dengan pasar tenaga kerja mencatat positif. Pasar juga bertaruh pada dorongan ekonomi potensial dari kebijakan fiskal yang diusulkan Presiden Donald Trump.

"Kenaikan suku bunga sekarang dan kemudian pada bulan Juni pasti akan memberikan kenaikan 4 kali dan menghentikan Fed untuk mengerucutkan kenaikan jika ekonomi AS tidak merespons sangat baik rencana stimulus Trump," ujar Craig Erlam, analis pasar senior di Oanda di London.

The S & P 500 telah naik 10,6% sejak pemilihan, didorong oleh optimisme atas kebijakan Trump tetapi indeks utama telah terjebak dalam rentang perdagangan yang ketat bulan ini menyusul komentar anggota Fed memberikan pergerakan hawkish.

Dow Jones industrial average naik 31,03 poin, atau 0,15%, pada 20.868,4 dan S & P 500 naik 5,04 poin, atau 0,21% pada 2.370,49.

Nasdaq Composite naik 10,63 poin, atau 0,18%, pada 5.867,44.

Semua sektor S&P meningkat. Dengan indeks energi (SPNY) naik 0,79% memimpin penguatan.

Harga minyak rebound pada hari Rabu, terangkat oleh penarikan kejutan dalam persediaan AS dan data dari Badan Energi Internasional menyarankan pemotongan OPEC harus membuat defisit minyak mentah di semester pertama 2017.

Saham perusahaan minyak Exxon (XOM.N) dan Chevron (CVX.N) naik sekira 0,4%.

Investor juga menilai data penjualan ritel AS, yang terdaftar kenaikan terkecil dalam enam bulan pada bulan Februari. Twitter turun 1% pada USD15,16 setelah sejumlah rekening yang menonjol di situs microblogging di-hack.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini