Image

Tax Amnesty, Sri Mulyani Minta G20 Kompak Jalin Kerjasama Pajak Internasional

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 19 Maret 2017, 17:50 WIB
https img okeinfo net content 2017 03 19 20 1646716 tax amnesty sri mulyani minta g20 kompak jalin kerjasama pajak internasional SkB5IXZF1y jpg (Foto: Ant)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pengalaman Indonesia dalam melaksanakan program amnesti pajak (tax amnesty) dalam pertemuan G20 di Jerman.

Dirinya memaparkan, tujuan dilakukan tax amnesty adalah untuk menyamakan sistem perpajakan demi mencegah kebocoran perpajakan yang timbul akibat aliran uang melalui perdagangan internasional.

Dalam keterangan tertulis Kemenkeu, Minggu (19/3/2017), Sri Mulyani memaparkan hasil tax amnesty menunjukkan asset yang dideklarasikan sangat besar, sementara asset yang direpatriasi masih relatif kecil.

Melihat hasil itu, dirinya memandang negara-negara anggota G20 harus bekerja bersama-sama untuk mewujudkan program kerja sama perpajakan internasional yang kuat dan transparan, namun tetap memperhatikan keadilan dan kesiapan seluruh negara yang ingin ikut berpartisipasi di dalamnya.

Dalam hal ini, Sri berharap jangan sampai terjadi negara yang ingin bergabung dalam program Automatic Exchange of Information (AEOI) dan pelaksanaan prinsip prinsip penghindaran Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) kemudian menjadi korban dari program itu sendiri akibat ketidakmampuan negara tersebut menyiapkan diri.

Sementara itu, bagi Indonesia, ia berharap implementasi program kerjasama diharapkan tidak ada lagi ‘loophole’ bagi praktek-praktek penghindaran pajak internasional serta tidak ada lagi negara yang menggunakan perbedaan sistim pajak untuk melakukan inovasi instrumen keuangan yang bertolak belakang dengan semangat BEPS dan AEOI.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini