Image

KATA MEREKA : Uber Cs Menjamur, Pemerintah Wajib Perbaiki Transportasi Umum

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 08:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 19 320 1646591 kata-mereka-uber-cs-menjamur-pemerintah-wajib-perbaiki-transportasi-umum-4MQKpuPUUj.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah merevisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Aturan ini sebagai payung hukum keberadaan taksi online.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya, aturan tersebut saat ini akan disosialisasikan. Aturan ini pun resmi berlaku per 1 April 2017 mendatang.

"Tapi lagi disosialisasikan sekarang, kita kan mau ini bisa ditangkap semua pihak dengan baik," tuturnya belum lama ini di Kompleks Istana Negara, Jakarta.

Untuk penentuan besaran tarif Uber cs ini, nantinya tak akan jauh berbeda dengan taksi konvensional. Namun, penentuan tarif nantinya akan dilakukan oleh setiap pemerintah daerah.

"Misalnya tarif per km Rp100 ribu, paling rendah Rp75 ribu, tidak boleh lebih dari itu," ungkapnya.

Sementara itu menurut Direktur Jendral Perhubungan Darat Pudji Hartanto, ada 11 poin penting dalam revisi PM 32 Tahun 2016. Pudhi menjabarkan, dari 11 pokok pembahasan dalam revisi PM 32 Tahun 2016 di antaranya jenis angkutan sewa, kapasitas silinder mesin kendaraan, batas tarif angkutan sewa khusus, kuota jumlah angkutan sewa khusus, kewajiban STNK berbadan hukum dan pengujian berkala atau KIR.

"Kemudian pool, bengkel, pajak dan akses digital dashboard serta sanksi," ujarnya.

Lalu seperti apa respon masyarakat terkait peraturan baru taksi online yang di revisi Pemerintah tersebut. Apa harapan masyarakat untuk pemerintah, berikut KATA MEREKA :

1. Mohammad Reza Fachrurozi (23 Tahun) Karyawan Swasta

Pernah pakai taksi online, lumayan sering kalau pas Weekdays pas balik meeting di luar kantor. Sudah tahu kok, menurut saya sih wajar saja dikasih peraturan biar enggak ada taksi gelap saja, yang mengubah argo sembarangan.

 

Menurut saya memang harus ada aturan baru untuk taksi online biar tidak merugikan penggunanya.

 

2. Rachmat Dwi Cahyoga (24 Tahun) Karyawan Swasta

Saya termasuk konsumen setia taksi online, hampir di segala kesempatan apapun sekarang saya selalu menggunakan transportasi online baik itu taksi maupun ojek online. Lebih memaksimalkan teknologi di era modern sekarang karena diketahui transportasi umum yang ada saat ini masih belum maksimal.

 

Sudah tahu, tapi tidak begitu detail, hanya dengar saja, tapi bagus sih yang penting tidak dilarang. Sekarang gimana pemerintah bisa membuat adil kedua model transportasi tersebut, agar tidak ada pihak yang dirugikan.

 

3. Richania Reza Prima (22 Tahun) Karyawan Swasta

Termasuk sering sih naik transportasi yang berbasis online khususnya. Tapi untuk aturan barunya aku gatau detailnya tapi dengernya sih ada aturan baru, tapi itu bagus sih kalau emang ada aturan baru.

Saran buat pemerintah mungkin tingkatkan lagi kenyamanan angkutan umumnya biar engga ada ketimpangan dan kecemburuan antara angkuatan online dan angkutan umum. Tapi kayanya udah banyak yang nyaranin gini tapi masih gitu-gitu ajasih, hahaha.

4. Hidayani (23 Tahun) Karyawan Swasta

Dulu waktu kuliah sih sering banget naik transportasi online baik itu taksi ataupun ojek sampai sekarang juga. Kalau mengenai isunya perarturan denger sedikit sih, yang tentang tarif batas atas bawah bukan ya ? taunya sih tentang itu soalnya.

 

Kalau emang bener ada aturannya ya gapapa sih asal jangan sampai ngeberatin kepenumpang aja dan tentunya driver, jadi biar sama sama menguntungkan.Kalu saran ke pemerintah lebih baik dibenahi juga alat transportasi umum seperti Metro mininya biar antara Online dan umum sama-sama nyaman.

5. Irena Rizky Fauzia (22 Tahun) Mahasiswa

Sering sih tapi lebih ke ojeknya ya tapi. Kalau mengenai aturan barunya aku gatau detailnya , tapi denger-denger sih emang ada pertauran baru tapi cuma sebatas denger aja.

 

Tapi kalau kata aku sih kayan engga perlu kali ya karena yang perlu dibenahi itu angkot dan Metromini. Jadi tolong untuk pemerintah angkot dan Metro mini harus ditertibkan karena mereka sering seenaknya ngambil jalur orang, sedangkan Metro mini supirnya harus diberi bimbingan, mereka sering kali engga inget kalau bawa anak orang.

 

 

 

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini