Image

Wih! Rata-Rata Perdagangan Harian SBN Tembus Rp18,61 Triliun

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 12:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 20 20 1647146 wih-rata-rata-perdagangan-harian-sbn-tembus-rp18-61-triliun-n5D8cuNQWR.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia semakin dilirik oleh kalangan investor. Stabilnya pertumbuhan ekonomi Indonesia berdampak pada semakin tingginya nilai investasi yang masuk ke Indonesia.

Salah satunya adalah melalui Surat Berharga Negara (SBN). Menurut Direktur Surat Utang Negara Kementerian Keuangan Loto Srinaita Ginting, rata-rata perdagangan harian SBN hingga 16 Maret lalu telah mencapai Rp18,61 triliun.

"Rata-rata perdagangan harian SBN mencapai Rp 18,61 triliun per 16 Maret 2017. Transaksi outright Rp 11,67 triliun, Repo bank Rp0,51 triliun, dan Repo dengan BI Rp6,43 triliun," jelasnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Untuk itu, Bank Indonesia (BI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia hari ini melakukan penandatanganan perjanjian penyelenggaraan kliring obligasi negara di pasar sekunder.  Melalui kerjasama ini, diharapkan kepercayaan investor terhadap surat utang Indonesia dapat meningkat sehingga berdampak besar pada peningkatan nilai investasi.

"Kami harap MoU hari ini dan percepatan e-Trading Platform (eTP) bisa meningkatkan perdagangan SBN di pasar sekunder," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida mengatakan, kerjasama juga diharapkan dapat berdampak positif pada aliran dana yang masuk pada sektor infrastruktur. Pasalnya, Indonesia tengah membangun proyek infrastruktur skala besar hingga 2019 mendatang.

"Kebutuhan terhadap pasar ini sangat diperlukan. Surat utang adalah sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur di negara kita. Dana untuk bangun infrastruktur sangat besar," ungkapnya.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini