Image

OJK Harapkan Dampak Positif The Fed Tidak Hanya Sementara

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 20 20 1647417 ojk-harapkan-dampak-positif-the-fed-tidak-hanya-sementara-ggCKZRThN9.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve (the Fed) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya secara 25 basis poin. Kenaikan suku bunga the Fed ini pun direspon oleh BI dengan menahan suku bunga acuannya pada level 4,75%.

Hal ini pun ditanggapi secara positif oleh pasar. Keadaan ini pun terlihat dari menguatnya Indeks Harga Saham gabungan dan Nilai Tukar Rupiah.

"Dengan harga saham yang tinggi itu menjadi pertumbuhan di market yang cukup signifikan karena dengan harga yang baik berarti market banyak peminat terhadap saham," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Terdapat beberapa hal yang menyebabkan tingginya IHSG dan nilai tukar Rupiah. Salah satunya adalah karena tingginya permintaan investor pada instrumen investasi di Indonesia.

"Demand tinggi. Kondisi domestik cukup stabil. Harga itu dipengaruhi oleh 2 sisi, ada domestik dan global. Mulai ada perbaikan secara global. AS tumbuh baik. Permintaan pada modal meningkat," jelasnya.

Hanya saja, keadaan ini diharapkan tidak terjadi dalam waktu singkat. Kepercayaan investor kepada pasar Indonesia pun diharapkan dapat meningkat dalam jangka panjang.

"Dan yang perlu jaga jangan hanya sementara. Kita harus maintenance dengan confidence yang tinggi," tutupnya.

(rzk)

  • TAG :
  • JK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini