Image

OJK Belum Terima Rencana Sekuritisasi Aset Jasa Marga

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 15:12 WIB
https img o okeinfo net content 2017 03 20 278 1647301 ojk belum terima rencana sekuritisasi aset jasa marga NpAxn9dlNr jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berencana untuk melakukan sekuritisasi aset. Rencana ini pun telah dicetuskan sejak tahun lalu sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hanya saja, hingga saat ini rencana tersebut belum diterima oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida di Gedung BI mengatakan, saat ini rencana tersebut masih dalam tahap kajian terkait bentuk sekuritisasi yang akan dilakukan.

"Belum. Karena masih mencari bentuknya seperti apa. Kalau pun jadi sekuritisasi itu, bentuknya future cash flow. Saat ini yang disekuritisasi itu, aset yang receivable . Sudah ada kontrak dan lain-lain, sekuritisasi berbentuk EBA (Efek Beragun Aset). Nah, yang Jasa Marga, nanti itu EBA," jelasnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Aturan terkait sekuritisasi ini pun juga belum diterbitkan. Saat ini, aturan tersebut diproses oleh OJK.

"Belum ada, nanti sedang diproses. Sebetulnya, dari segi peraturan bisa ikut EBA. Tapi aset sekuritasi, yang backing sekuritsiasi biasa receivable. Nah ini, future cash flow," ungkapnya.

Sebelumnya, Jasa Marga akan menjual kepemilikan di Trans Marga Jateng sebanyak 10%-15%. Sementara, dari JORR W1 sebesar 19%. Jasa Marga pun berencana untuk menerapkan konsep sekuritisasi atas pendapatan tol yang diperoleh. Selanjutnya, melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) untuk refinancing dan cost reduction.

Sementara itu, Sementara Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dessy Arryani menuturkan, dibalik rencana perseroan melepas beberapa ruas tol akan berdampak pada menurunnya harga saham perseroan di pasar modal. Desy menjelaskan, tol lingkar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) "S" telah dilepas ke PT Hutama Karya.

(Rizkie Fauzian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini