Image

Dorong Produksi Tambang, Darma Henwa Akuisisi 10% Saham Pendopo Caol

Agregasi Senin 20 Maret 2017, 16:29 WIB
https img z okeinfo net content 2017 03 20 278 1647410 dorong produksi tambang darma henwa akuisisi 10 saham pendopo caol 4rBRA0eU4k jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT DH Energy telah menandatangani sale and purchase agreement (SPA) terkait pembelian 10% saham DH Energy dalam Pendopo Coal Limited (PCL).

”Nilai transaksi pembelian ini sekitar Rp105,250 miliar," kata Direktur Utama Darma Henwa, Wachjudi Martono dalam siaran persnya di Jakarta.

Pembayarannya dilakukan melalui net off dengan tagihan outstanding Lennette Limited di perseroan sekitar Rp90,616 miliar dan sisanya akan dibayar berdasarkan keputusan kedua pihak. Dirinya beralasan akuisisi Pendopo Coal karena perseroan melihat adanya potensi dari anak perusahaan PCL, yakni PT Pendopo Energi Batubara (PEB) yang memiliki prospek ke depannya.

”Karena PEB berperan aktif dalam keikutsertaan tender pengembangan proyek independepent power producer/IPP) PLTU mulut tambang, dan dalam hal ini PEB berperan sebagai penyedia energi batubara," ujarnya.

Dengan penandatanganan SPA transaksi akuisisi PCL ini, maka perseroan dan Lennette Limited telah menyepakati bahwa tagihan outstanding Lennette Limited di perseroan telah diselesaikan dengan baik.

Sebagai informasi, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang merupakan emiten tambang ini membidik pendapatan tahun ini sebesar USD519 juta. Jumlah itu mengalami peningkatan 94,4% dari estimasi pendapatan sebesar USD267 juta di akhir 2016.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba komprehensif perseroan juga diproyeksikan naik 4.750% menjadi USD9,7 juta pada tahun depan dari posisi estimasi laba sebesar USD0,2 juta di tahun ini.”Kita proyeksikan laba akan alami kenaikan. Dengan tingkat pendapatan yang cukup baik di tahun depan," kata Direktur PT Darma Henwa Tbk, Ivi Sumarna Suryana.

Sementara itu, tingkat EBITDA perseroan juga akan naik 59,5% menjadi US$ 59 juta di 2017, dari posisi estimasi EBITDA sebesar USD37 juta di 2016. Kemudian laba kotor juga mengalami peningkatan 240,6% menjadi USD54 juta di 2017.

Direktur Utama Darma Henwa, Wachjudi Martono pernah bilang, perseroan akan menganggarkan dana belanja modal (capex) sebesar USD10 juta demi menggenjot pendapatan. Dana itu akan digunakan pembelian alat untuk pertambangan.

”Dana itu akan didapatkan dari berbagai pinjaman, salah satunya kita dari leasing," jelas Wachjudi.

Tak hanya posisi kinerja keuangan yang akan meningkat, kata Wachjudi, tingkat produksi juga akan mengalami peningkatan selama tahun ini. Produksi batu bara diproyeksikan tumbuh 92,8% menjadi 29,1 juta metrik ton, dari posisi estimasi produksi batu bara di tahun 2016 sebesar 15,1 juta metrik ton.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini