Image

Ada Tol Kunciran-Serpong, Distribusi Barang Lebih Mudah

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 11:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 20 320 1647050 ada-tol-kunciran-serpong-distribusi-barang-lebih-mudah-SdnsnK2AAk.jpg Ilustrasi jalan tol. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sejumlah kalangan mengapresiasi progres pembangunan ruas jalan tol Kunciran- Serpong sepanjang 11,2 km yang proses pembebasan lahannya telah mencapai 85%.


Jalan tol tersebut dinilai strategis bukan hanya bagi masyarakat untuk dalam rangka mempercepat akses mobilitasnya, tetapi juga kalangan dunia usaha. Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman mengakui langkah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemda, serta BPN Tangerang Selatan dalam mendorong perkembangan proses pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong.

“Banyak sekali pembangunan kota baru di wilayah yang berada di antara titik tujuan ruas tol tersebut. Selain yang telah ada dan terus dikembangkan seperti Karawaci, kemudian di Cikupa, juga ada Kota Baru Maja,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dia menambahkan, dengan perkembangan kota-kota ini, populasi penduduk juga bertambah dan berkorelasi positif terhadap permintaan barang dan jasa. Di samping itu, dengan bertambahnya permintaan, jumlah kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan pun bertambah.

“Jika lalu lintas padat, jalanan macet, proses distribusi barang akan tersendat alias tidak efisien sehingga memicu ongkos logistik,” ujarnya. Aptrindo, menurut Kyatmaja, sangat mendukung adanya penambahan ruas tol baru.

“Hal ini diharapkan mendorong bisnis semakin efisien dan mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan serupa diungkapkan Ketua Institut Transportasi Indonesia (Instrans) Darmianingtyas. Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan tol baru, termasuk ruas tol Kunciran-Serpong, merupakan langkah maju, bukan hanya bagi kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga untuk pembangunan wilayah.

“Di negara mana pun, pembukaan akses suatu jalan akan berdampak pada membaiknya perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. Makanya jalan, terutama jalan tol, itu urat nadi perekonomian,” ungkapnya.

Terlebih wilayah Tangerang Kota (di sekitar Kunciran dan sekitarnya) hingga Serpong dan sekitarnya saat ini juga terus berkembang. Di wilayah ini tak hanya tumbuh kluster-kluster permukiman, tetapi juga perekonomian. Dengan demikian keberadaannya menjadi enclave atau bahkan kota mandiri baru yang memicu pertumbuhan ekonomi.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini