Image

Freeport Ungkit Jasanya di Papua

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 11:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 20 320 1647066 freeport-ungkit-jasanya-di-papua-MKAKDxco3R.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Freeport dengan pemerintah Indonesia masih berunding terkait penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017. Prosesnya berlangsung 120 hari dengan catatan jika tidak ada titik temu maka prosesnya diselesaikan di jalur arbitrase internasional.

Namun, SVP Geo Engineering Freeport Indonesia Wahyu Sunyoto menyangkan adanya perundingan pemerintah dengan Freeport. Pasalnya, selama ini jika melihat kegiatan operasinya Freeport, risiko untuk kegiatan sangat tinggi kegagalan investasi.

Semestinya, kata Wahyu, pemerintah memberikan dukungan. Sebab, Freeport sudah menunjukan komitmennya memajukan perekonomian daerah setempat dan Indonesia. Selain itu, kegiatan ekplorasi yang selama ini dilakukan telah mentrigger investasi untuk jangka panjang dan pengembangan hasil yang ditemukan.

"Karakteristik di sana intinya berisiko tinggi dengan angka sukses rasio cadangan hanya 1%, apalagi kita mulai dari nol. Tapi kita berhasil menemukan cadangan besar disatu wilayah terpencil di Papua," ujarnya, di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dirinya melanjutkan, sewaktu Freeport ke Papua belum ada peta ekplorasi, hanya ada peta militer zaman belanda untuk menemukan cadangan atau sumber daya alam yang bisa diekplorasi. Namun, setelah dikembangkan sampai saat ini menjadi bukti hadirnya Freeport penggerak ekonomi daerah.

"Buktinya dari dulu tahun 1989 ada 1.000 KK (Kartu Keluarga) sekarang total penduduk sudah 300 ribu orang. Tentu mestinya keberhasilan suatu usaha ini didukung regulasinya secara kondusif dan perusahaan bisa melakukan kegiatan baik, efisien dan menguntungkan," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini