Image

Parah! Ada yang Menikmati Keuntungan Freeport Lebih Besar, Siapa Dia?

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 14:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 20 320 1647248 parah-ada-yang-menikmati-keuntungan-freeport-lebih-besar-siapa-dia-QyAB41aYc0.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua mengungkapkan, ada elit lokal yang selama ini menerima keuntungan dari beroperasinya PT Freeport Indonesia.

Hal inilah yang membuat suku-suku seperti Amungme, Kamoro dan lainnya tidak merasakan keuntungan hasil tambang Grasberg di Kabupaten Mimika.

"Kalau untung pasti adalah. Yang jelas ada tujuh suku, ya bisa saja ngaku enggak dapat tapi kan enggak mungkin kalau enggak dapat ya. Ada kemungkinan keuntungan jatuh ke elit lokal," tutur Kepala Dinas ESDM Papua Bangun S Manurung, di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, ke depan program yang berkaitan dengan masyarakat dalam hal ini CSR wajib dikelola lebih baik dan transparan. Pasalnya, dana yang disiapkan untuk CSR Freeport setiap tahunnya cukup besar dananya.

"Kan 1% dari laba ya sekitar Rp800 miliar, tergantung tingkat produksi per tahun. Tapi itu harus dikelola dengan tarasparan," ujarnya.

Sekadar informasi, beberapa waktu lalu perwakilan dua suku di Papua yakni Kamoro dan Amungme menemui Sekertaris Jenderal Kementerian ESDM Tegus Pamuji. Kedua suku tersebut bercerita secara blak-blakan mengenai dampak yang mereka terima selama Freeport berdisi di Indonesia.

Perwakilan dari Suku Amungme mengatakan, keberadaan Freeport di Papua lebih banyak memberikan dampak buruk bagi suku Kamoro dan Amugme yang berada di sekotar lokasi tambang. Karena itu, kedua suku meminta pemeirntah menutup tambang yang dilakukan Freeport.

"Jika dibandingkan justru kebanyak dampak negatifnya. Meskipun mereka bangun rumah sakit, infrastruktur, itu belum seberapa," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini