Image

Begini Ketentuan Bilyet Giro Terbaru Bank Indonesia

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 17:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 20 320 1647462 begini-ketentuan-bilyet-giro-terbaru-bank-indonesia-tKIsFKnPfE.jpg Foto di Bank Indonesia (Dedy/Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 18/41/PBI/2016 pada tanggal 21 November 2016 dan Surat Edaran BI Nomor 18/32/DPSP pada tanggal 29 November 2016 tentang ketentuan Bilyet Giro. Terdapat beberapa aturan terbaru dalam penerbitan aturan tahun ini.

Bilyet Giro sendiri adalah surat pemerintah dari penarik kepada bank tertarik untuk melakukan pemindahbukuan sejumlah dana kepada rekening penerima. Terdapat beberapa penyebab dari penyempurnaan ketentuan Bilyet Giro.

Salah satunya adalah adanya praktik penggunaan Bilyet Giro sebagai sarana perintah transfer kredit. Pada praktik ini, penunjukkan Bilyet Giro dilakukan sendiri oleh penarik untuk ditransfer ke rekening penerima. Tak hanya itu, juga terdapat penyalahgunaan Bilyet Giro dengan cara memanipulasi pengisian data pada fisik warkat asli.

Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran, Dyah Virgoana Gandhi Nana, mengatakan terdapat beberapa aturan terbaru pada ketentuan Bilyet Giro ini. Salah satunya adalah masa berlaku selama 70 hari.

"Sebelumnya adalah 70 hari plus 6 bulan," tuturnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Terdapat 3 syarat baru dalam ketentuan ini. Di antaranya adalah tanggal penarikan, tanda tangan basah penarik, dan yang tak efektif.

"Lalu harus diserahkan sendiri oleh penerima atau kuasanya. Syarat formal harus diisi oleh penarik pada saat penerbitan Bilyet Giro," ungkapnya.

Pada aturan yang lama, jumlah koreksi pada Bilyet Giro tidak dibatasi. Hanya saja, jumlah koreksi pada ketentuan baru maksimal hanya sebesar 3 kali pada seluruh field.

"Pengecualian untuk tanda tangan," tutupnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini