Image

Jaga Produksi Bahan Baku, Begini Langkah Menperin

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 20:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 20 320 1647681 jaga-produksi-bahan-baku-begini-langkah-menperin-RJXetRfmDs.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kemeterian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya untuk memperhatikan ketersedian bahan baku yang ada di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu Kemenperin juga terus berusaha menfasilitasi produk yang akan diekspor.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, akan terus menjaga produksi bahan baku agar terus bertumbuh dan bisa terus melanjutkan ekspor ke negara lain. Salah satunya yang dilakukan juga memfasilitasi kegiatan ekspor dan impor.

"Kita kan punya fasilitas untuk ekspor kita punya semacam KITE, kemudahan impor untuk tujuan ekspor. Kemudian ada juga pulling bahan baku untuk industri kecil dan menengah, bentuknya mungkin PLB. Beberapa itu kita bahas, terutama nanti kita akan bahas sektor per sektor," ungkapnya usai menghadiri Rakor bersama dengan Menko Darmin Nasution, di Kantor Kemenko, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, fasilitas ini juga nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri agar lebih mudah jika mencari bahan baku. Menperin menekankan, intinya yang ingin dilakukan adalah menghilangkan hambatan yang ada dalam perindustrian.

"Misalkan untuk industri alas kaki dan garmen butuh apa, kemudian industri berbasis agri culture butuhnya apa. Industri perhiasan, kosmetik, makan dan minuman, berbasis karet. Jadi kita ada identifikasi sektor dan per sektor, tadi sudah kita sampaikan bagaimana mengurangi hambatan-hambatan yang ada," jelasnya.

Menperin menilai, integrasi industri itu diperlukan mulai dari bahan baku, produksi, pasar dan jasa sampai kepada produk akhir dan recycle balik ke industri. Jadi itu penting untuk pengembangan industri ke depan.

"Khusus yang IKM itu juga salah satu yang berbasis kepada pertanian, artinya kita bicara mengenai hortikultura, kawasan hortikultura, dan ini akan dibahas lebih lanjut," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini