Image

Wacana Jadi Ibu Kota Negara, Pengembang Belum Minat Ekspansi ke Palangkaraya

Trio Hamdani, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 14:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 20 470 1647225 wacana-jadi-ibu-kota-negara-pengembang-belum-minat-ekspansi-ke-palangkaraya-gdQfwcVeHx.jpg Ilustrasi : Shutterstock

JAKARTA - Sejak era pemerintahan Sukarno, Indonesia telah beberapa kali mewacanakan untuk memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Palangkaraya. Jika hal itu direalisasikan, tentu akan memberi prospek yang baik bagi sektor properti di Palangkaraya.

Namun sejauh ini, menurut Director Residential Savills Indonesia Deden Sudarbo, belum nampak pergerakan pengembang untuk melakukan ekspansi bisnis properti di Palangkaraya.

"Belum, kalau dilihat belum ada (pengembang) yang antisipasi," katanya dihubungi Okezone, Senin (20/3/2017).

Bahkan, meskipun wacana pemindahan ibukota negara ke Palangkaraya sudah lama digaungkan, namun perkembangan properti di Palangkaraya masih cenderung lambat.

"(Perkembangan properti di Palangkaraya belum cukup tinggi), jadi masih sama dengan keadaan katakan keadaan Samarinda dengan Palangkaraya mungkin sekarang masih sama," jelasnya.

Dibandingkan dengan Balikpapan pun, menurutnya perkembangan propertinya masih lebih baik ketimbang di Palangkaraya. "Kalau dibandingkan dengan Balikpapan, Balikpapan mungkin lebih maju. Tapi Balikpapan 15 tahun lalu itu seperti Palangkaraya juga.

"Intinya sih pada satu sisi perkembangan itu tergantung dari kota itu sendiri. Kalau misalnya (ibukota negara) pindah ke Palangkaraya, semua pindah ke situ, bisnis juga ke situ, usaha segala macam, orang juga bakal ikut mengembangkan daerah tersebut," tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini