Image

Berpotensi Jadi Ibu Kota Negara, Palangkaraya Belum Dilirik Investor Properti

Trio Hamdani, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 16:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 20 470 1647363 berpotensi-jadi-ibu-kota-negara-palangkaraya-belum-dilirik-investor-properti-pBh3W8KRHf.jpg Ilustrasi : Shutterstock

JAKARTA - Palangkaraya memiliki potensi untuk menjadi ibukota negara dibandingkan daerah lainnya apabila pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara yang saat ini berada di Jakarta.

Sebab, wacana untuk memindahkan ibukota negara ke Palangkaraya sudah sering didengungkan, bahkan sejak era pemerintahan Sukarno. Namun, meski demikian, hal itu tak menjadi daya tarik bagi investor properti untuk investasi di Palangkaraya.

"Kalau saya lihat sih (Palangkaraya) tidak dalam peta untuk investor. Belum masuk peta kalau misalnya kita ngomongin investor asing datang ke Indonesia," kata Director Residential Savills Indonesia Deden Sudarbo dihubungi Okezone, Senin (20/3/2017).

Ia pun menjelaskan, ketika investor berkonsultasi untuk dicarikan daerah-daerah yang memiliki potensi untuk investasi properti, Palangkaraya belum masuk ke dalam rekomendasi.

"Nah kota apa yang berpotensi. Nah kita sebutkan yang ada di Indonesia, mulai dari Surabaya, Semarang sampai Bandung, Makasar, kemudian Balikpapan, terus Manado," jelasnya.

Ditambahkannya, kota-kota tersebut saat ini pun sudah dijajal oleh sejumlah investor asing, sementara Palangkaraya belum begitu menjanjikan bagi investor khususnya investor asing.

"Jadi maksudnya sekarang ini mereka melihat bahwa memang yang ada di peta mereka adalah kota-kota itu, karena beberapa investor asing sudah masuk ke sana. Tapi Palangkaraya kalau dari sisi residensial itu belum melihat Palangkaraya itu salah satu kota yang dipilih untuk investasi," tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini